Bootcamp Duta Sukma Bangsa Pidie: Cetak Generasi Literat, Bersahabat, dan Peduli Lingkungan
Para duta diharapkan menjadi penggerak budaya membaca, penjaga keharmonisan, serta pelopor kepedulian lingkungan. Mereka juga diharapkan mampu membawa nilai-nilai positif sekolah ke tengah masyarakat.
Belajar Melampaui Ruang Kelas
Rahmawati, selaku penanggung jawab kegiatan Duta Sekolah, yang juga wakil kepala SMA, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk membawa siswa ke level pembelajaran yang lebih tinggi, melampaui sekadar proses belajar di dalam kelas.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata kepada siswa. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga berlatih merancang kegiatan, bekerja sama, mengambil keputusan, dan menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di lapangan. Proses merancang dan melaksanakan kegiatan menjadi ruang belajar yang sangat berharga untuk membangun kepemimpinan, kemandirian, kreativitas, dan tanggung jawab,” ungkap Rahmawati.
Ia berharap pengalaman selama bootcamp dapat menjadi bekal bagi para duta untuk terus bertumbuh, berani mengambil peran, serta menghadirkan perubahan positif di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Merangkai Apresiasi Duta dengan Regenerasi Kepemimpinan OSIS
Rangkaian kegiatan Bootcamp dan Penganugerahan Duta Sekolah Sukma Bangsa Pidie juga dirangkai dengan kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) OSIS. Momentum ini menjadi simbol regenerasi kepemimpinan siswa sekaligus peneguhan komitmen untuk melanjutkan budaya positif, kreativitas, dan semangat pengabdian di lingkungan sekolah.
Melalui dua kegiatan ini, Sekolah Sukma Bangsa Pidie memberikan ruang bagi siswa untuk belajar tentang kepemimpinan, tanggung jawab, kolaborasi, dan keberlanjutan program. Para duta dan pengurus OSIS diharapkan mampu menjadi mitra dalam menggerakkan berbagai inisiatif positif serta menciptakan lingkungan sekolah yang inspiratif, inklusif, dan berkarakter.
Dari ruang kelas ke ruang pengabdian, dari satu kepemimpinan ke kepemimpinan berikutnya, siswa Sukma Bangsa belajar menjadi pribadi yang berdaya dan berdampak. [*]