Pidie, Rumah yang Sedang Kita Bangun*

1 Jun 2025 - 22:38
1 dari 3 halaman

 

_Pidie, 2 Juni 2025_  Kabupaten Pidie sedang memasuki babak baru dalam sejarah pembangunannya. Di bawah kepemimpinan Bupati Sarjani Abdullah dan Wakil Bupati Al-Zaizi untuk periode 2025–2030, arah pembangunan difokuskan pada semangat TAPUGA PIDIE, sebuah visi yang menekankan partisipasi masyarakat, kolaborasi lintas sektor, dan pembangunan yang menyentuh jiwa rakyat.

Namun di balik itu semua, ada filosofi yang lebih dalam yang ingin mereka bangun: Pidie sebagai rumah.

Pidie adalah rumah. Ia bukan sekadar titik di peta, bukan hanya kabupaten dengan kode administratif. Ia adalah tempat di mana suara azan membelah subuh dari gampong ke gampong, tempat sawah menghijau setelah hujan semalam, dan tempat anak-anak menghafal ayat suci dengan langit sebagai atap dan cinta sebagai cahaya.

Tapi rumah ini, rumah kita, sedang berjuang untuk berdiri lebih tegak.

Karena itu, Bupati Sarjani menegaskan lima langkah strategis yang menjadi fondasi awal dalam membangun rumah bernama Pidie:

*_1. Melanjutkan Pembangunan Masjid Agung Al-Falah Sigli_*

Lebih dari sekadar bangunan fisik, masjid agung adalah lambang peradaban dan persatuan sekaligus Icon Kabupaten Pidie. Proyek yang sempat terhenti ini kini kembali menjadi prioritas, agar menjadi pusat spiritual dan kebudayaan yang membangkitkan semangat umat.