Kedekatan RI-China Kembali Jadi Perhatian AS
Parade Militer China Menjadi Sorotan Global
Sikap tersebut membuat Washington semakin curiga. Dalam autobiografinya Penyambung Lidah Rakyat Indonesia (1965), Soekarno mengaku langkahnya ke Beijing dan Moskow dianggap salah oleh AS. Media disebut diarahkan untuk menggiring opini negatif dan mulai melabelinya sebagai komunis.
Kedekatan Indonesia-China terus terjalin hingga muncul poros Jakarta-Peking-Pyongyang, sebelum akhirnya meredup seiring lengsernya Soekarno pada 1966. Di era Soeharto, hubungan RI-China membeku, baru kembali terjalin pada 1990.
Kisah ini menunjukkan bagaimana setiap gerakan diplomatik Indonesia di Asia Timur selalu menjadi sorotan Washington. Dari masa Soekarno hingga kini, relasi Indonesia-China tetap menjadi bagian penting dalam dinamika geopolitik global. [aga]