Dr. Kurdi menjabarkan sejumlah peran penting yang dapat dijalankan pemuda dan lembaga masyarakat dalam upaya tanggap bencana, di antaranya:
Edukasi dan mitigasi bencana.
Melalui pelatihan dan sosialisasi, LSM dan OKP dapat membantu masyarakat memahami langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi bencana, termasuk simulasi evakuasi dan manajemen risiko.
Mobilisasi relawan dan bantuan cepat.
Pemuda sering menjadi kelompok pertama yang turun ke lapangan untuk membantu evakuasi dan distribusi logistik sebelum bantuan besar datang.
Pengumpulan dan penyaluran bantuan.
LSM memiliki jaringan luas dan kepercayaan publik yang memungkinkan mereka menyalurkan bantuan secara cepat dan tepat sasaran.
Pengawasan dan advokasi.
Selain memberikan bantuan langsung, LSM berperan memastikan pembangunan pascabencana dilakukan secara transparan dan berpihak kepada masyarakat terdampak.
Pemulihan psikososial.
Kegiatan dukungan psikologis, terutama bagi anak-anak dan keluarga korban, menjadi bagian penting dari proses pemulihan agar masyarakat dapat bangkit kembali.