Politik Abunawas dan Lika-liku Pemilihan Rektor Universitas Syiah Kuala

1 Feb 2026 - 21:29
2 dari 3 halaman

Tiga Kandidat, Tiga Arah Kepemimpinan

Usai tahapan penyaringan, MWA menetapkan tiga calon finalis:
• Prof. Dr. Ir. Agussabti, M.Si — figur dengan latar pertanian yang kuat, berorientasi pada penguatan riset dan ketahanan pangan akademik;
• Prof. Dr. Ir. Marwan — petahana sekaligus sosok berpengalaman dalam administrasi universitas dan jejaring akademik;
• Prof. Dr. Mirza Tabrani — akademisi manajemen yang dikenal dengan pendekatan modernisasi tata kelola kampus.  

Ketiga kandidat mewakili spektrum kepemimpinan yang berbeda, dari konsolidasi tradisi akademik hingga modernisasi ritme kelembagaan. Kompetisi ini mencerminkan konflik nilai antara kontinuitas dan perubahan bukan sekadar beda personal, tetapi juga beda orientasi kebijakan yang bisa memengaruhi arah strategis USK untuk lima tahun ke depan.  

Panggung Politik Kelembagaan

Dinamika politik internal USK memperlihatkan arena di mana jaringan fakultas, alumni, mahasiswa, dan tokoh luar kampus bersimpul menjadi kutub kekuatan yang mempengaruhi pemilihan rektor. Struktur MWA yang memasukkan suara alumni, senat akademik, serta delegasi dari masyarakat memberikan dimensi politik inklusif bertingkat, tetapi sekaligus membuka ruang bagi negosiasi strategis serta kalkulasi kepentingan.