Lebih jauh, masyarakat harus bertransformasi dari sekadar objek pembangunan menjadi aktor yang partisipatif dan rasional. Masyarakat perlu hadir sebagai pressure group berbasis data, sebagai watchdog yang mengawal transparansi kebijakan, serta sebagai bagian aktif dalam proses perencanaan pembangunan. Partisipasi yang terorganisasi dan berbasis informasi akan memperkuat posisi tawar BARSELA secara keseluruhan.
Aagenda besar yang harus diperjuangkan adalah menyatukan kepentingan untuk mencapai keadilan spasial. Terdapat tiga prasyarat utama yang tidak bisa ditawar, yaitu integrasi elite untuk menghentikan fragmentasi, pembentukan koalisi lintas sektor yang melibatkan politik, birokrasi, akademisi, dan masyarakat sipil, serta penguatan posisi tawar struktural melalui keterlibatan aktif di pusat-pusat pengambilan keputusan. Tanpa langkah-langkah ini, BARSELA akan terus terjebak dalam siklus klasik daerah pinggiran, kaya potensi, tetapi miskin pengaruh.
Yang dibutuhkan saat ini bukan sekadar kesadaran akan ketertinggalan, melainkan keberanian untuk membangun kekuatan kolektif. Di titik inilah masa depan BARSELA akan ditentukan. Apakah tetap menjadi penonton dalam arus pembangunan, atau bangkit sebagai aktor yang menentukan arah dan nasibnya sendiri.