Peresmian Dua Bendungan Aceh, Gubernur Mualem Berterimakasih pada Presiden Prabowo

11 Jul 2026 - 21:06
2 dari 3 halaman

“Pemerintah Aceh menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum atas penyelesaian dua bendungan di Aceh,” kata Sekda Nasir yang didampingi Kepala Dinas Pengairan Aceh, Erwin Ferdiansyah.

Bendungan Keureuto dibangun sejak tahun 2015 dengan nilai kontrak Rp. 2,961 triliun, dan Bendungan Rukoh dibangun sejak 2018 dengan nilai kontrak Rp. 1,7 triliun. “Alhamdulillah sekarang sudah diresmikan Bapak Presiden Prabowo,” kata Nasir.

Sekda Nasir menyampaikan bahwa penyelesaian Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh sebagai Proyek Strategis Nasional menjadi pondasi penguatan ketahanan pangan, ketahanan air, ketahanan energi, dan pengendalian air di Aceh.

Secara detail, Sekda Nasir menjelaskan kemanfaatan dua bendungan tersebut. “Dua bendungan itu mampu melayani 26.889 hektar irigasi,” katanya. Ia menyebutkan Bendungan Keureuto yang berlokasi di Aceh Utara memiliki kapasitas menampung 215 juta meter kubik air.

“Manfaatnya, bendungan itu dapat melayani 14.695 hektar irigasi, penyediaan air baku 650 liter per detik, pengendalian banjir 627 hektar. Bahkan memiliki potensi pembangkit Listrik PLTA 6,34 MW dan potensi PLTS terapung 179 MW sebagai energi baru terbarukan,” katanya.