Kunjungi UIN Ar-Raniry, Menag Nasaruddin Umar Dorong Penguatan Ilmu Islam dan Teknologi
Ia menjelaskan, posisi tersebut membuat sivitas akademika UIN memiliki tanggung jawab ganda, yakni menjaga integritas intelektual sekaligus membangun kematangan spiritual. Karena itu, lulusan UIN diharapkan tidak hanya menguasai bidang keilmuan masing-masing, tetapi juga memiliki pemahaman keagamaan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Nasaruddin juga mendorong UIN Ar-Raniry untuk terus mengembangkan keilmuan Islam yang mampu berdialog dengan perkembangan sains dan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Menurutnya, Al-Qur'an tidak hanya menjadi pedoman kehidupan umat Islam, tetapi juga dapat menjadi sumber inspirasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, sivitas akademika didorong untuk berani mengembangkan penelitian dan pendekatan baru yang mempertemukan keilmuan Islam dengan perkembangan sains modern.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agama turut menyampaikan apresiasi terhadap sejumlah akademisi senior Aceh yang dinilai telah memberikan keteladanan dalam menjaga integritas, keteguhan prinsip, dan tradisi keilmuan.