Festival QRIS 2026 Jadi Ruang Nyata Inklusi Ekonomi, FKM BKA YWU Buka Akses Pasar, Karier, dan Ruang Ekspresi bagi Penyandang Disabilitas

18 Aug 2026 - 14:38
3 dari 3 halaman

Inilah yang menjadi benang merah antara kerja monitoring dan advokasi FKM BKA YWU bersama APWLD dengan berbagai kegiatan pemberdayaan di tingkat lokal.

Dari People’s Development Justice Report, dialog kebijakan dan penguatan kepemimpinan perempuan dengan disabilitas, hingga pembentukan ruang-ruang partisipasi seperti booth UMKM, booth karier, talkshow dan panggung kreativitas, pendekatannya tetap sama: memastikan perempuan dan penyandang disabilitas tidak tertinggal dari proses pembangunan.

APWLD sendiri mencatat bahwa kerja FKM BKA YWU bersama perempuan dengan disabilitas dan kelompok penyandang disabilitas di Aceh telah berkontribusi pada penguatan advokasi untuk sejumlah kebijakan daerah terkait hak perempuan dengan disabilitas, pekerjaan layak, pengurangan risiko bencana, dan aksesibilitas.

“Bagi kami, inklusi bukan hanya tentang memberi ruang untuk hadir. Inklusi berarti memastikan seseorang punya kesempatan untuk menggunakan ruang itu, menunjukkan kemampuannya, mendapatkan manfaat, dan ikut menentukan arah perubahan,” kata Putri Melza.

Festival QRIS 2026 Pasar Atjeh menjadi salah satu contoh bahwa ruang tersebut dapat dibangun melalui kolaborasi. Pemerintah daerah, lembaga keuangan, komunitas, SLB, pelaku UMKM, sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat umum dapat mengambil peran untuk menciptakan ekosistem yang lebih terbuka.

Melalui momentum ini, FKM BKA YWU mendorong agar keterlibatan penyandang disabilitas dalam kegiatan ekonomi tidak berhenti pada satu festival. Akses terhadap pasar, pekerjaan, keterampilan, teknologi digital, layanan publik, serta ruang pengambilan keputusan perlu menjadi bagian dari pembangunan yang berlangsung secara berkelanjutan.

Sebab, pembangunan yang benar-benar inklusif bukan ketika penyandang disabilitas sekadar hadir di dalamnya, tetapi ketika mereka memiliki ruang, kesempatan, suara, dan manfaat yang setara di dalam proses pembangunan tersebut. [*]