2 dari 3 halaman
Sejumlah sumber sejarah menyebut Samudera Pasai berdiri sekitar abad ke-13, dengan Sultan Malik al-Saleh sebagai tokoh pendiri dan raja pertamanya. Majelis Adat Aceh
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara sendiri menempatkan peninggalan Samudra Pasai sebagai bagian penting dari identitas sejarah dan kebudayaan daerah.
Museum Islam Samudra Pasai di Gampong Beuringen, Kecamatan Samudera, juga menjadi salah satu sarana pelestarian dan edukasi mengenai warisan peradaban tersebut.
Peringatan Milad Samudra Pasai ke-800 dijadwalkan berlangsung pada 6–13 September 2026 di Pelataran Kantor Bupati Aceh Utara.