Ruang Lingkup Gelar Ruang Muda #2, Telusuri Jejak Sejarah Aceh dan Turki

27 Sep 2026 - 23:56
1 dari 3 halaman

Koranidependent.co | Banda Aceh --- Komunitas Ruang Lingkup kembali menghadirkan ruang belajar bagi generasi muda melalui Ruang Muda #2 yang digelar di Kompleks Makam Teungku Chik Di Bitai, Desa Bitai, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh, Minggu (27/9/2026).
 

‎
 

‎Mengangkat tema “Menembus Batas Zaman: Menelusuri Jejak Aliansi Strategis Aceh dan Turki Utsmani di Makam Tengku Dibitai”, kegiatan ini dikemas dengan pendekatan edukatif dan interaktif. Peserta diajak mengenal sejarah hubungan Aceh dan Turki Utsmani sebelum kemudian melihat langsung salah satu jejak sejarah tersebut di kawasan Bitai.
 

‎
 

‎Rangkaian kegiatan diawali dengan sharing session dan diskusi bersama Muhammad Haykal, Chairman Tarara Global Humanity sekaligus Sekretaris Persatuan Alumni dan Masyarakat Aceh–Turki. Diskusi membahas perjalanan hubungan diplomasi serta militer Aceh dan Turki Utsmani, termasuk berbagai simbol jejak sejarah yang masih bertahan.
 

‎
 

‎Salah satu poin penting yang dibahas dalam diskusi tersebut adalah keagungan Bendera Alam Peudeung sebagai identitas resmi Kesultanan Aceh Darussalam. Haykal menjelaskan bagaimana simbol pedang tunggal (peudeung) bersilang dengan bulan bintang pada latar merah melambangkan kedaulatan, keberanian, serta pilar penegakan hukum Islam di Bumi Serambi Mekkah. Bendera ini juga menjadi bukti nyata pengaruh estetika dan simbolisme militer Utsmaniyah yang melekat erat dalam identitas visual Kerajaan Aceh kala itu.
 

‎