Dari Publikasi Menuju Hilirisasi, Semnas ke-10 PNL Bahas Masa Depan Riset Nasional

21 Oct 2026 - 15:42
Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali memperkuat komitmennya dalam pengembangan riset, inovasi, dan kolaborasi industri melalui penyelenggaraan Seminar Nasional ke-10 Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Lantai III Gedung Utama PNL, Rabu (21/10/2026). Foto : Ist
1 dari 3 halaman

LHOKSEUMAWE,koranindependen.co – Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) kembali memperkuat komitmennya dalam pengembangan riset, inovasi, dan kolaborasi industri melalui penyelenggaraan Seminar Nasional ke-10 Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Lantai III Gedung Utama PNL, Rabu (21/10/2026).


 

Mengusung tema “Hilirisasi Riset Terapan melalui Transformasi Digital untuk Memperkuat Ketahanan Energi, Industri, dan Ekonomi Berkelanjutan”, seminar ini menjadi forum akademik strategis untuk mempertemukan gagasan ilmiah, hasil penelitian, serta kebutuhan nyata dunia industri dan masyarakat.


 

Kegiatan tersebut menghadirkan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Dr. Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., yang menyampaikan orasi ilmiah mengenai arah kebijakan riset nasional dan penguatan hilirisasi inovasi.


 

Seminar ini juga menghadirkan dua keynote speaker, yakni Hadi Fauzi, S.T., Ph.D., Production Superintendent PT Pema Global Energi, dan Prof. Eko Setijadi, S.T., M.T., Ph.D., akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).


 

Ketua Panitia Seminar Nasional ke-10 PNL, Elwina, S.T., M.T., dalam laporannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa seminar nasional yang merupakan agenda tahunan Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) PNL ini telah memasuki satu dekade penyelenggaraan sebagai wujud konsistensi institusi dalam memperkuat budaya riset dan kolaborasi akademik.


 

“Tahun ini, Seminar Nasional PNL menerima sebanyak 181 artikel ilmiah, terdiri atas 115 artikel penelitian dan 66 artikel pengabdian kepada masyarakat, yang berasal dari Politeknik Negeri Lhokseumawe dan kampus lainnya,” ungkap Elwina.


 

Ia menambahkan bahwa seminar ini menjadi forum diseminasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus ruang pertukaran gagasan dan penguatan jejaring akademik. 


 

“Kami berharap hasil penelitian tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi dapat dikembangkan menjadi inovasi dan solusi nyata yang memberikan manfaat bagi industri dan masyarakat,” pungkasnya.


 

Sementara itu, Wakil Direktur Bidang Akademik dan Sistem Informasi PNL, Dr. (C) Muhammad Arhami, S.Si., M.Kom., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dirjen Risbang Kemdiktisaintek yang memberikan orasi ilmiah, serta dua keynote speaker dari kalangan industri dan akademisi.


 

Menurutnya, tema seminar nasional tahun ini memiliki relevansi kuat dengan karakter pendidikan vokasi yang menempatkan penelitian terapan, inovasi teknologi, dan kemitraan industri sebagai bagian penting dalam pengembangan institusi.