Satu Tahun Sedekah Nasi Jumat

Redaksi 26 Juni 2021 | 09:41 93
Satu Tahun Sedekah Nasi Jumat

Foto : Istimewa

Oleh: Silfia Meri Wulandari, SKM,. MPH
Owner Circle of Share ‘n Care Indonesia

Umat Muslim mengistimewakan hari Jumat, seperti dalam Hadist Riwayat Muslim, bahwa hari Jumat adalah hari baik. "Sebaik-baik hari di mana matahari terbit di saat itu adalah Hari Jumat. Pada hari ini Adam diciptakan, hari ketika ia dimasukkan ke dalam surga dan hari ketika ia dikeluarkan dari surga. Dan hari kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jumat." (HR Muslim).

Karena hari baik, salah satu yang dianjurkan pada hari Jumat yakni bersedekah. Sedekah sebenarnya dapat dilakukan kapan saja. Karena itulah, Nabi Muhammad SAW mengagungkan, mengistimewakan, dan juga memuliakan hari Jumat jika dibandingkan dengan hari yang lain. Bahkan Rasul juga turut memperbanyak ibadah pada hari itu.
Sedekah di hari Jumat hendaknya juga dilakukan sebelum berangkat pergi untuk menunaikan sholat jumat dan juga sangat dianjurkan untuk memberi sedekah tanpa diketahui oleh orang lain. Hal ini juga sejalan dengan keterangan dari Ibnu Qoyim dalam kitab Zadul Ma’ad, “Saya pernah melihat Ibnu Taimiyah apabila beliau berangkat jumatan, beliau membawa apa yang ada di rumah, baik roti atau yang lainnya, dan beliau sedekahkan kepada orang di jalan dengan diam-diam (Ibnu Taimiyah sendiri; pemikir dan ulama Islam yang hidup sekitar tahun 661 – 728 Hijriah).

Dalam Surah Al-Baqarah: 261, dikatakan bahwa “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”

Budaya untuk bersedekah di hari Jumat memang sudah menjadi suatu tradisi. Akan tetapi, hal yang perlu diingat adalah meskipun keutamaan dari sedekah hari Jumat sangatlah banyak, bukan berarti kita harus menyepelekan beberapa hari yang lain untuk bersedekah.

Berlandaskan itu, Lembaga Kemanusiaan i Care Aceh berkolaborasi dengan Komunitas yang bernama Circle of Share ‘n Care Indonesia, menjalankan kegiatan berbagi nasi setiap hari Jum’at dengan diberi nama “Sedekah Nasi Jum’at”. Awal mula kegiatan ini terbentuk adalah ide dari Ibu Eka Arjunana, S.Si, tersebab melihat keadaan yang memperihatinkan dari beberapa keluarga yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari diakibatkan wabah sedang melanda (Covid-19) sehingga mempengaruhi kegiatan mereka dalam menjemput rezeki.

Mula berjalan kegiatan ini dengan mengajak orang-orang terdekat untuk ikut serta meramaikan (Alumni FMIPA USK, Alumni SIMKes UGM 2013, Pengurus Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Aceh, Karyawan RS Ibu dan Anak Aceh, Pengajar di SMK 3 Banda Aceh, Alumni SMU 2 Banda Aceh, Alumni SMP 1 Blangkejeren-Gayo Lues), hingga sampai pada teman-teman berbeda provinsi ikut serta dalam berdonasi (Medan, Makassar, Lampung, Yogyakarta, Malang, Bandung), ada yang menginfakkan sebahagian dari rezekinya dan ada juga yang bersedekah dalam bentuk barang.

Total sedekah yang terkumpul dari awal mula kegiatan (26 Juni 2020) sampai sekarang 25 Juni 2021 adalah sebesar Rp 24.639.000 (Dua puluh empat juta enam ratus tiga puluh sembilan ribu rupiah), dan ditambah dengan 16 kotak air mineral kemasan gelas. Jumlah uang yang terkumpul tersebut diwujudkan dalam bentuk paket nasi siang, nasi sarapan, sedangkan dalam rangka menyambut Ramadhan, dibagikan paket sembako (2 Kg beras, 2L minyak goreng dan 2 Kg gula pasir). Saat Ramadhan dimanfaatkan dengan membagikan menu ta’jil, dan menyambut Idul Fitri donasi diwujudkan dalam bentuk berbagi daging meugang masak merah (menu khas Aceh Besar).

Sasaran pembagian dari paket Sedekah Nasi Jum’at ini ada kalanya dibagikan kepada Jamaah jum’atan, pondok yatim Tahfidz, rumah yatim/panti asuhan, rumah singgah, pemulung, penjual asongan, loper koran, penjual buah di trotoar, penarik becak, pencari tiram, dan keluarga dhu’afa-miskin-yatim.
Giat ini tidak hanya berbagi di Banda Aceh saja, namun juga di Aceh Besar dan Kota Lhoksukun, pada saat banjir melanda seputaran kota tersebut.

Dari kegiatan kecil ini harapannya mampu mengetuk lebih luas lagi hati para donatur untuk bisa lebih berbagi kepada sesama yang sangat membutuhkan. Intinya bersedekah dengan ikhlas dan mengharapkan ridha Allah semata.
Karena mengingat keutamaan sedekah di hari Jumat yakni setiap hari Jumat para malaikat melaporkan segala amat perbuatan yang telah dikerjakan. Dengan bersedekah pada hari Jumat dapat menghapus maupun meringankan dosa yang telah diperbuat.

Imam mahzab, Imam Syafii juga berkata tentang keajaiban sedekah, "Perbanyaklah bersedekah sebagai amalan hari Jumat. Sedekah bisa berupa uang, makanan, atau lainnya. Jangan takut uang menjadi habis jika bersedekah. Karena Allah akan melipatgandakan pahala sedekah. Bahkan Allah akan menambah rezeki jika kita bersedekah. Nabi bersabda, 'Dan di hari Jumat pahala bersedekah dilipatgandakan". (Imam al-Syafi'i, al-Umm, juz 1, hal. 239).

Dalam Al Quran juga disebutkan pahala berlipat ganda jika kita bersedekah.
اِنَّ الْمُصَّدِّقِيْنَ وَالْمُصَّدِّقٰتِ وَاَقْرَضُوا اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا يُّضٰعَفُ لَهُمْ وَلَهُمْ اَجْرٌ كَرِيْمٌ - ١٨
"Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, akan dilipatgandakan (balasannya) bagi mereka; dan mereka akan mendapat pahala yang mulia." (QS Al Hadid ayat 18).

Hadits sedekah juga disebutkan dalam HR Bukhari dan Muslim: "Jagalah diri kali dari neraka sekalipun hanya sedekah setengah biji kurma. Barangsiapa yang tak mendapatkannya, maka ucapkanlah perkataan yang baik." (HR Bukhari dan Muslim).

Semoga kegiatan ini bisa berumur panjang dengan izin Allah, Aamiin ya Allah.