Syafii Maarif : Muhammadiyah Dirancang Bukan untuk Mengurus Negara Tetapi Mengurus Bangsa
Buya menilai Muhammadiyah memang agak gagap dalam dunia politik. Hal ini, lanjutnya, dikarenakan Muhammadiyah dirancang bukan untuk mengurus negara, tetapi mengurus bangsa.
“Mengurus negara itu kan konsep politik, ya. Politik kita tahu lah, ya. Politik itu dua tambah dua itu bisa tujuh bisa berapa gitu ya atau tiga dan segala macam. Kalau bangsa itu kan konsep kultural. Itu bedanya,” jelas Buya.
“Kalau Muhammadiyah ini mau jadi pembantu terus-menerus, ya itu pilihan. Tapi menurut saya ndak cukup itu, tidak cukup apalagi dikaitkan dengan anggaran dasarnya: gerakan Islam, gerakan amar ma’ruf nahi munkar. Jadi kadang-kadang terpaksa juga walupun bukan politik kepartaian, ya. Tapi politik itu, kan macam-macam, ya. Dulu pernah dikatakan ada politik tinggi, politik rendah, ya. Muhammadiyah, kan lebih mengambil politik tinggi, politik yang lebih bermoral gitu. Dan sekarang wakil Muhammadiyah di pegang oleh pak Muhadjir,” pungkasnya. [Muhammadiyah.or.id]