Selenggarakan Rakernas Ke-VII di Bengkulu

APHUTARI Bahas Ketidakseragaman Nomenklatur Prodi HTN PTKIN

9 Jul 2024 - 23:56
Peserta Rakernas APHUTARI berfoto bareng bakda Rakernas di Aula Fakultas Syariah UIN FAS Bengkulu (Foto: Ist.)
2 dari 2 halaman

Rangkaian kegiatan Rakernas ditutup pada Rabu pagi, 10 Juli 2024, dengan penandatanganan Pakta Kesepahaman oleh Dekanat Fakultas Syariah UIN Bengkulu di Gedung Jamann Nur UIN FAS Bengkulu. Setelah itu, peserta melakukan ziarah ke Makam Sentot Alibasah di Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu. Acara berakhir dengan perpisahan di Bandara Fatmawati Bengkulu, menandai berakhirnya Rakernas yang penuh dengan kegiatan produktif dan membangun.

Salah satu isu penting yang dibahas dalam workshop tersebut adalah ketidakseragaman nama nomenklatur Prodi HTN PTKIN. Menurut Husni A. Jalil, MA, perwakilan Prodi HTN FSH UIN Ar-Raniry Banda Aceh, saat ini terdapat perbedaan nama antara "Hukum Tata Negara (Siyasah)" dan "Hukum Tata Negara (Siyasah Syar'iyyah)." Isu itu menjadi perhatian utama karena adanya implikasi akademis dan administratif dari perbedaan tersebut. Untuk menyelesaikan masalah itu, dibentuk tim 9 yang akan mengkaji lebih dalam mengenai kelebihan dan kekurangan mempertahankan ketidakseragaman atau menyeragamkan nomenklatur tersebut. Tim itu diharapkan dapat memberikan rekomendasi terbaik untuk masa depan nomenklatur Prodi HTN di seluruh PTKIN. (tg)