Kemal menambahkan, Peserta yang bisa mengikuti ajang ini meliputi ASN dengan proyek perubahan di unit kerja, ataupun ASN lainnya yang mempunyai inovasi serta pemerintah gampong dengan inovasi teknologi tepat guna atau usaha BUMG. Semua karya akan dinilai oleh Tim Penilai Independen dari unsur LAN RI, Pemerintah Aceh, akademisi, media, dan organisasi kepemudaan.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyiapkan total hadiah Rp92 juta berupa piagam, plakat, dan uang pembinaan, ucap kemal
Pemerintah Aceh Barat berharap, semangat inovasi yang ditampilkan melalui AID 2025 dapat melahirkan best practice yang bisa direplikasi di berbagai wilayah, sekaligus memperkuat posisi Aceh Barat sebagai daerah yang progresif dan adaptif dalam menghadapi tantangan pembangunan.