Anggaran Publikasi Pokir DPRK Banda Aceh Tembus Rp4,5 Miliar, SAPA Warning Soal Konflik Kepentingan
Banda Aceh | KORANINDEPENDEN.CO – Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) kembali mengangkat isu yang membuat alis publik terangkat: anggaran publikasi pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRK Banda Aceh untuk tahun 2025 yang nilainya tembus Rp4,5 miliar. Besarnya angka ini dinilai berlebihan dan rawan menimbulkan konflik kepentingan.
Ketua SAPA, Fauzan Adami, menegaskan bahwa penggunaan anggaran publikasi oleh sejumlah anggota dewan harus dijelaskan secara transparan. Ia menilai besaran dana tersebut membuka ruang kecurigaan publik terkait potensi transaksi terselubung dalam penyaluran pokir.
“Rp4,5 miliar untuk publikasi itu angka yang sangat besar dan pantas dipertanyakan. Mengapa beberapa dewan mengarahkan pokirnya ke publikasi? Ini harus dijelaskan secara terbuka,” ujarnya, Rabu, 19 November 2025.
Fauzan juga memperingatkan agar anggaran publikasi tidak diarahkan ke media yang dimiliki oleh anggota dewan sendiri. Praktik seperti itu jelas merupakan bentuk konflik kepentingan dan pelanggaran etika.
“Banyak anggota dewan yang punya perusahaan media. Jangan sampai anggaran publikasi justru mengalir ke media mereka sendiri. Itu keliru dan tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.