PUPR Aceh Barat Kerahkan Alat Berat Bersihkan Lumpur di Ruas Jalan Kuala Bhee–Pribu Woyla Pasca Banjir
Ia menyebut, pembersihan tidak hanya fokus di satu titik, melainkan menyasar seluruh ruas jalan yang terdampak lumpur berat.
“Kita kerahkan beberapa unit alat berat ke titik-titik kritis. Fokus utama adalah membuka jalur utama yang menghubungkan antar-gampong agar warga dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” ujar Kurdi.
Menurutnya, kondisi lapangan cukup menantang karena ketebalan lumpur mencapai 20–40 sentimeter di beberapa titik, bahkan di beberapa lokasi masih terdapat genangan air dan batang pohon tumbang yang menghalangi jalan. Petugas juga harus bekerja hati-hati karena tanah di sekitar lokasi masih labil dan rawan longsor susulan.
“Selain pembersihan, kita juga sedang mendata kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan. Beberapa badan jalan tergerus air deras dan membutuhkan perbaikan struktural setelah proses darurat ini selesai,” jelasnya.