Pemkab Aceh Barat Gelar Musyawarah Petani Pasca Bencana, Serap Aspirasi untuk Pemulihan Pertanian
Dalam sesi diskusi, salah seorang petani, Samsudin (49) dari Kecamatan Arongan Lambalek, mengungkapkan bahwa lahan persawahan di wilayahnya tertimbun lumpur setinggi sekitar 60 sentimeter sehingga tidak dapat diolah. Ia berharap pemerintah segera menurunkan alat berat dan melakukan normalisasi lahan agar petani dapat kembali menanam sebelum musim tanam berikutnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Barat, Safrizal, SP., MSc., menyatakan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti seluruh aspirasi petani. Sesuai arahan Bupati Aceh Barat, Dinas Pertanian akan segera mengambil langkah-langkah konkret untuk menangani dampak bencana terhadap sektor pertanian.
Melalui musyawarah ini, kata Safrizal Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menegaskan, akan terus mendampingi para petani dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi sektor pertanian, sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pasca bencana.
Kegiatan ini turut dihadiri kepala dinas terkait, unsur TNI–Polri, akademisi Universitas Teuku Umar, serta tokoh masyarakat.