Kakankemenag Aceh Utara Dampingi Dirjen Bimas Islam Salurkan Bantuan Banjir di Kecamatan Sawang
Selain perlengkapan ibadah, Kementerian Agama RI juga menyalurkan bantuan dana 100 juta, masing-masing sebesar Rp50 juta untuk Masjid Assa’adah di Desa Paya Rabo Lhok dan Masjid Baitut Taqwa di Desa Riseh Tunong.

Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat tetap menjalankan ibadah dengan nyaman meskipun masih berada dalam situasi darurat. Ia menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak cukup hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga pada keberlangsungan kehidupan keagamaan masyarakat.
“Di saat seperti ini, masyarakat membutuhkan ketenangan dan penguatan. Karena itu, layanan keagamaan perlu segera dipulihkan agar tetap berfungsi sebagai pusat layanan umat, terlebih menjelang bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Menurutnya, penanganan pascabencana harus menyentuh aspek fisik dan spiritual secara simultan dan berkelanjutan. “Layanan keagamaan tidak boleh terhenti. Ini merupakan bagian dari pelayanan dasar yang harus kita jaga bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Aceh, Azhari, menyampaikan bahwa kehadiran Kementerian Agama di tengah masyarakat terdampak bencana bukan hanya sebagai bentuk empati, tetapi juga penguatan mental.