“Kami harap bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menata kehidupan yang lebih baik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa Presiden mengarahkan agar pemulihan dilakukan secepatnya. Bantuan stimulan yang disalurkan mencakup Rp15 juta untuk rumah rusak ringan dan Rp30 juta untuk rumah rusak sedang.
Khusus Kabupaten Bireuen, tercatat sebanyak 4.347 unit rumah menerima bantuan rumah rusak ringan dan sedang dalam acara penyerahan tahap II dengan total nilai Rp86,9 miliar. Jumlah tersebut menjadikan Bireuen penerima terbesar pada tahap ini.
Kata Pratikno, pemerintah juga memastikan korban dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan lebih nyaman.
Pratikno menambahkan, tim pengarah satgas telah menetapkan rencana induk versi pertama dan akan menyusun versi kedua. Pemerintah daerah diminta segera mengajukan usulan sesuai ketentuan sebelum akhir Maret, sembari memastikan verifikasi data dilakukan secara akurat. Meski demikian, peluang bantuan lanjutan tetap terbuka bagi korban yang telah diusulkan namun belum menerima pada tahap ini.