Muhammad Irham
Saya perlu mengatakan sejak awal bahwa saya bukan ahli politik internasional, bukan analis militer, dan bukan pula pengamat perang. Bidang saya adalah geologi dan kelautan. Namun sebagai peneliti yang terbiasa melihat sistem bumi sebagai suatu jaringan yang saling terhubung, saya cenderung melihat fenomena global juga dengan cara yang sama, dimana peristiwa besar jarang berdiri sendiri. Ia biasanya merupakan bagian dari rangkaian sistem yang lebih luas.
Serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, jika hanya dilihat sebagai konflik militer antara dua negara, terlalu menyederhanakan persoalan. Di baliknya terdapat interaksi kompleks antara keamanan regional, energi global, ekonomi domestik, dan dinamika politik dalam negeri masing-masing negara. Iran sejak lama diposisikan sebagai aktor yang menantang arsitektur keamanan Timur Tengah yang dibangun Barat sejak akhir Perang Dingin. Program nuklir Iran, kemampuan misil balistik, serta jaringan aliansi militernya di kawasan membuat negara ini dipersepsikan sebagai ancaman strategis oleh Israel dan sekutu Baratnya.