Penghargaan sebagai Bunda Inklusi Dedikatif tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen dan dedikasi dalam mendukung semangat inklusivitas. Di sisi lain, penghargaan itu juga menjadi amanah untuk terus memperkuat sinergi dan kepedulian terhadap pendidikan yang memberikan kesempatan setara bagi semua peserta didik.
Untuk diketahui, dalam kegiatan Apresiasi Bunda Inklusi dan Ketua FPMI Kabupaten/Kota Tahun 2026, terdapat sejumlah kategori penghargaan. Selain Bunda Inklusi Dedikatif, penghargaan juga diberikan untuk kategori Bunda Inklusi Inspiratif dan Inovatif, serta Ketua FPMI Kabupaten/Kota Inspiratif, Inovatif dan Dedikatif.
Bimtek Penguatan Madrasah Inklusif Provinsi Aceh sendiri menghadirkan narasumber, di antaranya Anizar, ST., M.Pd., Ph.D., Ketua III FPMI Pusat sekaligus praktisi inklusi, serta Drs. Nopia Dorsain, fasilitator KBC Nasional.
Melalui kegiatan tersebut, semangat membangun madrasah yang ramah, inklusif, dan mampu memberikan ruang pendidikan bagi semua diharapkan semakin kuat melalui kolaborasi antara Bunda Inklusi, GTK, FPMI, pengawas, serta seluruh unsur terkait di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. (Murhaban)