Warga Keluhkan Pembangunan Drainase di Jalan Merdeka Timur Lhokseumawe, Akses Rumah dan Usaha Terganggu
LHOKSEUMAWE, koranindependen.co — Pembangunan dan rehabilitasi drainase di kawasan Gampong Kutablang, Jalan Merdeka Timur, Kota Lhokseumawe, mendapat dukungan masyarakat karena dinilai penting untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan memperbaiki sistem saluran air.
Namun, pelaksanaan pekerjaan tersebut menuai keluhan dari sejumlah warga yang mengaku aktivitas sehari-hari, akses keluar-masuk rumah, hingga usaha rumah tangga mereka terganggu.
Warga berharap pembangunan yang bertujuan memberikan manfaat bagi kepentingan umum itu dilaksanakan dengan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar, keselamatan pengguna jalan, serta kelancaran aktivitas masyarakat yang tinggal dan menjalankan usaha di sepanjang lokasi pekerjaan.
Menurut warga, kondisi di lapangan memerlukan perhatian dan penanganan segera dari pihak terkait agar pekerjaan konstruksi tidak menimbulkan dampak berkepanjangan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Salah satu warga yang menjalankan usaha rumah tangga, Cut Akmalia, mengaku aktivitas usahanya terganggu selama kurang lebih dua pekan akibat pelaksanaan pekerjaan drainase tersebut.
Ia menyebutkan, kondisi di sekitar lokasi pekerjaan berdampak terhadap pendapatan usaha yang menjadi salah satu sumber mata pencahariannya.
“Ta mita laba bacut, rugoe rayeuk gara-gara pelaksanaan proyek yang hana profesional nyoe,” ungkap Cut Akmalia dalam bahasa Aceh kepada media, Selasa (27/10/2026).
yang secara umum bermakna bahwa ketika sedang berupaya memperoleh sedikit keuntungan, dirinya justru mengalami kerugian besar akibat pelaksanaan proyek yang dinilainya belum berjalan sebagaimana diharapkan.
Keluhan serupa juga disampaikan Azani, salah seorang warga yang mengaku telah bersabar menunggu penyelesaian pekerjaan tersebut. Ia menyoroti keberadaan material konstruksi di sekitar lokasi yang dinilai berpotensi mengganggu akses dan membahayakan masyarakat, khususnya anak-anak serta pengguna jalan.
Menurutnya, penataan material dan pengamanan area pekerjaan perlu segera diperhatikan agar tidak menimbulkan risiko kecelakaan selama proses pembangunan berlangsung.