Aceh Hijau dan UNICEF adakan Kick Off Meeting Kegiatan Penguatan Lingkar Remaja Aceh (PEULARA)

Redaksi 24 September 2021 | 16:38 19
Aceh Hijau dan UNICEF adakan Kick Off Meeting Kegiatan Penguatan Lingkar Remaja Aceh (PEULARA)

Foto : Istimewa

ACEH SINGKIL | Koranindependen.co -- Yayasan Aceh Hijau bekerja sama dengan UNICEF menginisiasi Kick Off Meeting  dan sosialisasi Program penguatan lingkar remaja Aceh di Kabupaten Aceh Singkil (22/09/2021). Kegiatan yang berlangsung di aula Bappeda Aceh Singkil ini dibuka langsung oleh kepala BAPPEDA dan dihadiri beberapa dinas terkait, camat dan kepala desa wilayah intervensi program.

Kegiatan ini sebelumnya juga sudah dilakukan di 2 kabupaten lainnya yaitu Banda Aceh dan Sabang.
Kepala Bappeda Singkil, Ahmad Rivai, SH, dalam sambutannya mengharapkan kegiatan penguatan lingkar remaja Aceh (PEULARA) akan memberikan semangat baru bagi remaja Singkil untuk berperan aktif dan menjadi agen perubahan di daerah masing-masing.

“Kami selaku pemerintah daerah singkil berharap semoga dengan hadirnya kegiatan peulara bisa memberikan edukasi untuk anak-anak Aceh Singkil supaya dapat menjadi agen pembangunan daerah nantinya” ungkapnya.

Social Policy UNICEF Aceh, Bapak Harry dalam sambutannya berharap dengan adanya kegiatan penguatan lingkar remaja di Aceh Singkil dapat memberikan sebuah ruang kepada remaja untuk lebih produktif dan berkontribusi aktif terhadap pembangunan yang ada di Aceh Singkil.

“Remaja berperan penting untuk pembangunan daerahnya, kita berharap dengan kegiatan ini akan membantu remaja aceh singkil untuk lebih produktif dan dapat berkontribusi aktif terhadap pembangunan di kabupaten Aceh Singkil “
Sementara itu, Direktur Yayasan Aceh Hijau, Syarifah Marlina AlMazhir menyampaikan bahwa program penguatan lingkar remaja Aceh (Peulara) adalah sebuah upaya untuk mendukung  pengorganisaian dan penguatan kapasitas remaja di 3 kabupaten di Aceh.

“program ini nantinya akan mendukung pengorganisaian dan penguatan kapasitas remaja yang akan menjadi peserta program melalui fasilitasi lingkar remaja, dimana mereka akan belajar mengenal potensi diri dan lingkungan sekitarnya, belajar bekerjasama, berjejaring, menyusun rencana untuk berkontribusi terhadap penyelesaian masalah di desa“ ungkapnya. 

“kami juga akan mengupayakan untuk mensinergikan program ini nantinya dengan upaya pembangunan di gampong dan kegiatan kegiatan remaja di gampong seperti remaja mesjid, serta mengoptimalkan fungsi meunasah agar anak anak remaja kita dapat tumbuh kembang dan berkontribusi secara positif dan tentu saja dalam konteks keacehan” Tambahnya.