Aliansi Peduli Lingkungan Nagan Raya Gelar Training

Redaksi 04 Oktober 2021 | 15:36 27
Aliansi Peduli Lingkungan Nagan Raya Gelar Training

NAGAN RAYA | Koranindependen.co -- Aliansi Peduli Lingkungan (APEL) Nagan Raya menggelar training lingkungan untuk para kader lembaga tersebut yang berlangsung di Wisma Syariah Gampong Ujong Fatihah, Kecamatan Kuala Kabupaten Nagan Raya.

Kegiatan training tersebut dalam rangka untuk memperkuat basis pergerakan, dalam kelembagaan yang bergerak di bidang lingkungan selama dua hari yakni Sabtu, 2 Oktober sampai Minggu, 3 Oktober.

Ketua Panitia Penyelenggara, Nuning Rahayu mengatakan bahwa acara training tersebut dilaksanakan dalam rangka untuk membangun kesadaran dan pergerakan bagi para peserta training dalam konteks lingkungan alam dan lingkungan hidup. 

"Acara ini, bertujuan untuk transfer pengetahuan kepada para peserta agar melek terhadap lingkungan alam dan lingkungan hidup yang akan melahirkan tindakan nyata," tutur Rahayu. 

Ia menambahkan, acara yang diikuti oleh puluhan peserta tersebut, juga merupakan langkah awal dalam hal melestarikan alam, sehingga konsep menjaga alam yang berkelanjutan bisa diterapkan secara sistematis dan kolektif. 

"Agenda training lingkungan, sangat diperlukan oleh masyarakat khususnya para mahasiswa dan pemuda, agar konsep konservasi alam benar benar bisa dilaksanakan di lapangan, sehingga terciptalah lingikungan alam dan lingkungan hidup yang ideal dan berjangka panjang," sambung Rahayu. 

Ia berharap agar kelak problem lingkungan bisa teratasi secara sempurna. Sehingga bisa hidup di lingkungan yang menjamin kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. 

Ketua Umum Aliansi Peduli Lingkungan (APEL), Rahmat Syukur menyampaikan bahwa Training ini harus didorong oleh semua elemen agar terbentuk besadaran bersama dan untuk kebaikan bersama. 

"Semua elemen sosial harus mendorong agenda training lingkungan ini, agar kelak kesadaran bersama dan kebaikan berasama itu benar benar dirasakan oleh siapa saja.

Seperti lingkungan yang bersih dan nyaman, dan juga sejaligus bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat lalangan bawah, yang sumber penghidupannya bergantung pada hasil prokduktifitas dari lingkungan alam" terang Syukur 

Syukur juga menambahkan, bahwa semua peserta training bisa mengaplikasikan semua wawasan yang diterima selama training berlangsung. Sehingga bisa melahirkan aksi nyata dalam menjaga lingkungan alam dan lingkungan hidup. 

"Harapannya, training lingkungan ini bisa berdampak pada tindakan nyata di kehidupan sosial kita dan di lingkungan tempat kita tinggal,"ungkap Syukur. (SB-R)