Abiya Jeunieb Mengisi ceramah di Desa Cot Tufah

Redaksi 25 November 2021 | 09:52 10
Abiya Jeunieb Mengisi ceramah di Desa Cot Tufah

Ist

BIREUEN | Koranindependen.co - Balai Pengajian Bustanussa’adah  Kec. Gandapura Kab. Bireuen mengadakan acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Yang bertempat di Balai Pengajian Bustanussa’adah Pada  Rabu, (24/11/2021). Kegiatan Maulid Ini sangat antusias di ikuti oleh Masyarakat Gandapura, khususnya Desa Cot tufah.

Acara ini juga turud mengundang penceramah tunggal yaitu M. Yusuf atau lebih dikenal dengan Abiya Rauhul mudi yang tentunya sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat Bireuen, Beliau dikenal dengan sebutan Ayah Anak Yatim, Abiya berasal dari Jeunieb.

Penceramah Merupakan Pimpinan Dayah Rauhul Mudi. selnjutnya acara ini juga di lanjutkan dengan menyantuni Anak yatim Yang berada di Desa Cot tufah.

“Ketua Panitia, Azmi Yunus atau kerap di sapa “Pak Edo”menyampaikan Acara Maulid Nabi ini juga bisa di katakan di persiapkan dalam waktu yang terbilang singkat.

“Alhamdulillah, Acara maulid bisa kita laksanakan dengan sebagiaman mestinya dan sukses seperti yang kita harapkan dengan kerja keras dan kekompakan seluruh pemuda Desa Cot Tufah.

“Pimpinan balai pengajian Bustanussa’adah, Tgk Muhammad Berharap, mengapresiasi kepada seluaruh pemuda Desa cot tufah Ia berharap dengan terselenggaranya acara maulid ini dapat pempererat kesatuan dan persatuan, warga Desa Cot Tufah baik di kalangan Perangkat Desa. Kechik, Tuha Peuet, Tuha lapan dan khususnya kalangan pemuda Desa Cot Tufah untuk lebih giat lagi  dalam mengikuti pengajian di balai pengajian Bustanussa’adah.

“Selanjutnya, Abiya dalam ceramahnya menyampaikan hadirnya Nabi Muhammad SAW bukan membawa kebinasaan tetapi membawa Rahmad bagi sekalian alam di mukabumi.

“Tabah Abiya, dengan kita melaksanakan maulid pada hari ini maka terlaksanalah santunan anak yatim, Artinya sekali kita berbuat kebajikan maka kebajikan tersebut akan Allah SWT lipat gandakan.

Abiya Jeunieb juga menjelaskan hidup kita tidak akan barokah jika kita menelantarkan anak yatim, santunilah anak yatim jika kita   Menelantarkan anak yatim maka tunggulah murkanya Allah, maka dalam kehidupan ini marilah kita semua berbuat kebajikan dan terus berbuat baik. “Tutup Abiya. (*)