Dosen Prodi Agroekoteknologi FP Unimal Adakan Pelatihan Pembuatan Pakan Ternak

Redaksi 25 November 2021 | 09:58 11
Dosen Prodi Agroekoteknologi FP Unimal Adakan Pelatihan Pembuatan Pakan Ternak

Ist

LHOKSEUMAWE | Koranindependen.co - Program Studi Agroekoteknologi melakukan pelatihan pembuatan pakan ternak untuk tengku dan santri di Dayah Al Huda Malikussaleh Gampong Reuleut Timu Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara. Pelaksanaan ini dilakukan untuk memenuhi salah satu pilar tri dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat (20/11/2021).

Kegiatan yang dketuai oleh Dr. Nasruddin dengan anggota Muhammad Nazaruddin, MP. Prof Khusrizal, Dr Yusra dan Dr. Jamidi ini dilaksanakan di halaman dayah Al Huda Malikussaleh dan diikuti dengan antusias oleh para peserta.
Teungku dan santri dayah al huda malikussaleh dalam kegiatan sehari-hari melakukan kegiatan pertanian, berupa budidaya tanaman jagung, terung, melon dimana hasil pertaniannya dapat dijual sebagai penambah pendapatannya.

Disamping itu kegiatan lainnya untuk menambah pendapatan mereka yaitu dengan memelihara kambing dan bomba. Pemeliharaan kambing dan domba dalam pelaksanaannnya sering mengalami kendala dalam hal pemenuhan makanannya.

Pada saat musim kemarau sumber makanan ternak dari tumbuh-tumbuhan susah diperoleh, sementara pada waktu lainnya saat musim hujan atau setelah panen jagung atau padi disekitarnya sumber tersebut sangat berlimpah, dan sering sumber makanan ini tidak dapat dimanfaatkan secara baik bahkan menjadi bahan limbah yang mengotori lingkungan sekitarnya.

Dengan permasalahan tersebut agar ternak yang dipelihara terpenuhi makanannya, baik pada saat musim kemarau, musim hujan atau pada saat sumber makanannya berlimpah serta dapat dimanfaatkan sebagai makanan ternak yang tersedia, maka dilakukanlah pelatihan pembuatan pakan ternak dari bahan tanaman pertanian dengan pola integrasi pertanian dan peternakan yaitu dengan memanfaatkan sisa sisa tanaman yang tersedia disekitarnya untuk dijadikan pakan ternak.

Pengolahan sisa tanaman menjadi pakan ternak tidaklah susah, dimana hanya melakukan fermentasi sisa-sisa tanaman menjadi pakan yang disukai oleh ternak.

Pelatihan ini dibimbing oleh Tgk Bukhari dengan memanfaatkan jerami padi dan jagung sebagai bahan pakannya. Fermentasi dilakukan dengan mencampur/mengaduk jerami yang telah dicincang dengan dedak yang diberikan molase dan bakteri penguarai untuk mempercepat proses fermentasi. Bahan-bahan tersebut kemudian dimasukkan kedalam plastik atau drum plastik yang diikat atau ditutp rapat supaya fermentasinya berjalan.

Pelaksanaan pelatihan ini diikuti oleh guru dan santri yang berjumlah seluruhnya 10 orang dan mereka dengan antusias mengerjakannya. “Kami sangat banyak mendapat ilmu tentang pembuatan pakan ternak dari sisa tanaman, dan ini menjadi kegiatan yang sangat berharga dan bermanfaat” ujar tgk rajab salah seorang guru dayah yang ikut serta dalam pelatihan ini. 

“Kami baru tahu bahwa sisa tanaman terutama yang disukai oleh ternak saat masih hijau, dapat dimanfaatkan dengan sebagai makanannya walaupun sudah kering, jerami padi dan jagung rupanya disukai oleh ternak walau sudah kering apalagi kalau sudah dilakukan fermentasi” ujar Tgk Fatur salah seorang santri yang telah lama mondok di dayah al huda malikussaleh.

Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini juga sangat didukung oleh Abon Yahya selaku pimpinan dayah, “Ada beberapa kali Unimal melaksanakan kegiatan pengabdian seperti ini, kami sangat mendukungnya dan saya lihat dapat memberdayakan para guru dan santri di dayah dalam memenuhi kebutuhan ekonominya. Mudah-mudahan kedepan kegiatan semacam ini terlaksana secara terus menerus di dayah kami yang menjadi tetangga paling dekat dengan kampus unimal” ujarnya.

Selain pelatihan yang diberikan, untuk dapat terlaksana dengan baik proses fermentasi, pelaksana pengabdian kepada masyarakat dari program studi agroekoteknologi fakultas pertanian juga memberikan satu unit alat pencacah/pemotong jerami atau sisa hasil tanaman, drum fermentasi dan beberapa botol bakteri pengurai (EM4) untuk kelompok tani dan peternak ini.

“Mudah-mudahan pelatihan pembuatan pakan ternak, hibbah alat pencacah yang diberikan dapat dimanfaatkan serta mendukung upaya peningkatan dan integrasi pertanian dan peternakan di dayah al huda malikussaleh” dalam sambutan ketua pelaksana Dr. Nasruddin, diakhir pelaksanaan pelatihan ini. (*)