Tgk. Muhammad Alumni Darul Huda Lueng Angen Terbitkan Buku Kedua Berjudul Malaikat-Malaikat Yang Terlupakan

Redaksi 10 Januari 2022 | 07:30 27
Tgk. Muhammad Alumni Darul Huda Lueng Angen Terbitkan Buku Kedua Berjudul Malaikat-Malaikat Yang Terlupakan

ACEH UTARA | Koranindependen.co - Setelah buku karangan perdana berjudul "Hadis-Hadis Parenting Pola Asuh dan Pendidikan Anak menurut Rasulullah SAW" berhasil di terbitkan, kini Alumni Dayah Darul Huda Lueng Angen Kec. Langkahan Kab. Aceh Utara Tgk. Muhammad, S.Pd.I., M.TH, dengan torehan tintanya kembali menerbitkan buku yang kedua. 

Buku kedua yang berjudul "Malaikat - Malaikat Yang Terlupakan" ini terbitkan oleh Sefa Bumi Persada dan sudah diterima oleh penulis pada 7 Januari 2022.

Buku setebal 102 halaman itu dituliskannya dengan begitu apik, manis dan menyentuh. Isi buku ini kebanyakan hadir dan terjadi dalam kehidupan nyata. 

Sehingga sangat cocok dibaca oleh semua kalangan, karena siapapun kita pada dasarnya adalah tetap seorang anak yang dilahirkan dan dibesarkan oleh kedua orang tua. 

Kemudian juga sangat penting untuk dibaca oleh para suami istri. Dengan harapan supaya ayah, ibu dan suami dapat dihargai serta mendapat pengakuan yang layak sebagaimana Allah telah mengangkat derajat mereka.

Lulusan Pascasarjana Prodi Tafsir Hadis UIN Sumatera Utara tersebut termotivasi giat menulis dikarenakan ia merasa bahwa ilmu tersebut adalah karunia Allah yang harus dibagikan dan disebarkan pada orang banyak, maka ia pun mengaku akan berusaha menulis secara Continue. 

Menurutnya, tradisi menulis menujukkan perkembangannya yang signifikan pada awal abad kedua Hijriyah yang dimulai dari kodifikasi hadis nabi, puncak keemasan tradisi menulis berada pada masa Abbasyiah, terutama masa pimpinan Khalifah Harun Ar-Rasyid dan Al-Ma’mun. pada masa ini lahirlah para ulama yang piawai dalam menulis.

"Ulama generasi terdahulu banyak produktif menulis kitab, kitab-kitab itu 
hanya ditulis dengan tangannya sendiri. Sehingga warisan ilmu terus langgeng 
hingga hari ini, hal ini terdorong membuat saya termotivasi untuk menulis, agar ilmu itu tidak terlupakan dengan cara mengikatnya dengan tulisan," kata Guru Ilmu Tafsir Dayah Terpadu Al-Muslimun Lhoksukon, Aceh Utara itu kepada media ini, Minggu (09/01/2022). 

Selain giat menulis, Pria kelahiran Lhoksukon 17 November 1983 tersebut, juga aktif mengajar di dayah dan di sejumlah perguruan tinggi di Aceh Utara dan Lhokseumawe. 

Antara lain, Ma'had Aly Dayah Malikussaleh, Pantonlabu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, kemudian IAIN Lhokseumawe, selanjutnya Sekolah Tinggi Ilmu Alqur'an (STIQ) Darussalam Lhokseumawe. 

Di tengah kesibukannya, Muhammad mampu menyelesaikan karya tulis dan menerbitkan buku keduanya dalam waktu singkat dengan memanfaatkan waktu senggang.  

Seperti dikabarkan sebelumnya, bahwa buku karangan pertamanya baru saja diterbitkan pada bulan Agustus lalu. 

Tgk. Muhammad mengaku menargetkan setiap malamnya minimal sebelum tidur harus ada 4 lembaran karangan yang harus ditulis. 

Dosen Ma'had Aly Dayah Malikussaleh Pantonlabu ini berharap dalam waktu dekat ini pun, semoga mampu menerbitkan sejumlah karangan yang sudah mulai ditorehkannya. 

Ia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, yang menurutnya berkat dari ilmu, do'a dan suport dari merekalah hinggi sekarang ia bisa seperti ini. 

"Terimakasih buat orang tua tercinta, istri tercinta, seluruh guru-guru mulai dari guru al-qur'an, guru SD, SMP,  guru Dayah Darul Huda Lueng Angen, Dosen STAIN Malikussaleh dan Dosen di UIN SUMUT kiranya semua dalan lindungan Allah SWT, " ucapnya. 

"Mudah-mudahan buku ini jadi manfaat bagi penulis dan pembaca, dan hanya pada Allaah kita memohon taufiq dan hidayahnya," pungkas Muhammad, yang kini berdomisili di Desa Reudeup, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara. (Murhaban)