782 Mahasiswa Aceh Jaya Terima Beasiswa

Redaksi 09 Oktober 2019 | 11:37 16
782 Mahasiswa Aceh Jaya Terima Beasiswa

ist

Koran Independen. Calang - Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Aceh Jaya, menyalurkan Dana Bantuan Sosial tahun Anggaran 2019 untuk bantuan beasiswa miskin dan berprestasi.

Sebanyak 782 mahasiswa asal Kabupaten Aceh Jaya yang sedang kuliah di Aceh maupun di luar provinsi kembali menerima bantuan beasiswa miskin dan berprestasi pemerintah setempat tahun 2019.

Kepala BKPSDM Kabupaten Aceh Jaya, Yasmar Hijar, menuturkan, dari 939 pelamar/pemohon bantuan beasiswa Aceh Jaya, hanya 858 yang memenuhi syarat untuk disalurkan, selebihnya 78 pelamar tidak memenuhi syarat. 

"Jumlah berkas yang masuk secara keseluruhan sebanyak 939 pelamar, namun yang memenuhi syarat hanya 858 pelamar, selebihnya tidak memenuhi syarat," ungkapnya.

Yasma Hijar menyampaikan bahwa karena alokasi dana bantuan sosial tahun Anggaran 2019 untuk bantuan beasiswa miskin dan berprestasi hanya sebesar Rp. 800 juta, kemudian pihaknya menggunakan sistem perangkingan untuk mengurangi jumlah penerima, sehingga didapatkan 782 mahasiswa yang akan menerima bantuan tersebut.

“Alokasi Dana Bantuan Sosial tahun Anggaran 2019 untuk bantuan beasiswa miskin dan berprestasi hanya sebesar Rp800 juta, sehingga kita menggunakan sistem perangkingan untuk mengurangi jumlah penerima bantuan tersebut,” paparnya Senin (7/10/2019).

Ia menambahkan, dari 858 mahasiswa yang mendapat beasiswa tersebut, terbagi menjadi empat kategori, yakni kategori S1/S2 luar provinsi sebesar Rp2,5 juta/tahun per orang, kategori S2 dalam provinsi sebesar Rp2 juta per orang, kategori anak yatim sebesar Rp1 juta per orang dan kategori perangkingan Rp1 juta/tahun per orang.

“Jadi yang dilakukan perangkingan itu hanya untuk kategori prestasi, sementara untuk mahasiswa S2 luar maupun dalam provinsi atau S1 luar provinsi serta mahasiswa yatim tidak dilakukan perangkingan lagi,” jelasnya.

Dia juga mengungkapkan beasiswa itu sudah dikirim ke rekening penerima pada 3 Oktober 2019. Hingga kini hanya tersisa empat mahasiswa lagi yang belum tersalurkan, karena rekening penerima tidak valid