Unik, Ini Cara SD Sukma Bangsa Pidie Peringati Hari Anak Universal

Redaksi 20 November 2019 | 21:43 186
Unik, Ini Cara SD Sukma Bangsa Pidie Peringati Hari Anak Universal

IST

KI - SIGLI. - SD Sukma Bangsa Pidie memperingati Hari Anak Universal secara unik dan berbeda. Pasalnya,  kegiatan yang diikutsertakan oleh siswa, wali siswa dan guru-guru SD setempat kompak mengenakan busana bertemakan tokoh film kesukaan anak-anak seperti Aurora, Moana, Frozen, Aladin, The Little Marmeid, Alice, Peterpan serta beberapa film super hero. 

Koordinator acara, Basyirah, menuturkan peringatan Hari Anak Universal dengan tema besar Negeri Seribu Satu Dongeng tersebut digelar untuk menguatkan silaturrahmi antara wali siswa dan guru-guru SD setempat. 

"Kami juga ingin mengajak wali siswa meluangkan waktunya satu hari saja untuk anak-anak, membuat mereka bahagia dan paham akan hak mereka," ujarnya saat diwawancara terpisah,  Rabu (20/11/2019) di Aula Serbaguna.

Selain itu, imbuhnya, diangkatnya tema tersebut dapat memberikan pemahaman bahwa cerita atau film animasi tidak selalu bersifat negatif. Untuk itu,  peran orang tua dalam menafsirkan dan memberikan pahaman kepada sang anak sangat diperlukan

"Harapannya dengan adanya acara ini orang tua paham hak anak dan anak merasa dihargai dengan dunianya mereka saat ini." pungkasnya.

Direktur sekolah Sukma Bangsa, Marthunis Bukhari mengaku terharu dan sangat terkesan dengan antusiasme para guru, siswa dan walisiswa dalam menyukseskan acara tersebut. 

"Anak-anak harus dipahami bukan sekadar objek yang dapat dieksploitasi oleh keinginan dan cita-cita orangtuanya." sebutnya.

Menurutnya, para orangtua juga kerap merenggut kebahagian anak-anak dengan memonopoli definisi dan selera dari makna bahagia itu sendiri. 

"Maka, biarlah mereka tumbuh lewat fitrah kebahagian yang layak mereka dapatkan dengan memberi ruang untuk mendefinisikan kebahagian mereka sendiri." jelas Marthunis.

Sementara itu, Kepala SD Sukma Bangsa Pidie, Saiful Bahri mengabarkan pihaknya memberikan apresiasi kepada orang tua yang ikut memakai kostum film kesukaan anak-anak tersebut melalui pemberian sertifikat penghargaan.  

"Kami juga berikan apresiasi kepada anak-anak berkebutuhan khusus dengan cara meminta orang tuanya menyuapi kue kepada anaknya," tutup Saiful. [Red/Syawal]