Penemuan Sesosok Mayat di Kontrakannya di Pidie Jaya, Bukan Karena Covid-19, Ini Kata Kasat Reskrim

Redaksi 05 Mei 2020 | 15:51 1018
Penemuan Sesosok Mayat di Kontrakannya di Pidie Jaya, Bukan Karena Covid-19, Ini Kata Kasat Reskrim

Dok. The Atjeh. net

Pidie Jaya - Kabar mengejutkan datang dari Pidie Jaya, sesosok mayat ditemukan oleh warga tetangga di kawasan Rungkom Pidie Jaya, Selasa, 5/05.

PMI Pidie Jaya bergerak cepat setelah menerima informasi tersebut, untuk mengevakuasi setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat, jenazah wanita asal Bireuen itu sudah beberapa hari meninggal di lokasi rumah kontrakan kawasan Rungkom itu.

Kapolres Pidie Jaya, melalui Kasat Reskrim Dedi Miswal via selulernya membenarkan telah mengevaluasi mayat tersebut dibantu pihak PMI Pidie Jaya. Jasad teridentifkasi atas atas nama Khairun Nisa asal desa Cureh, Kota Juang Bireuen, sehari-hari bekerja di bagian perawaran konseling RSUD Pidie Jaya.

"Benar, pihak Polisi, PMI dan petugas Covid-19 telah mengevakuasi jenazah wanita itu dengan SOP dan Prosedur penanganan Covid, dari hasil pemeriksaan jenazah itu bukan karena covid dugaan sementara gejala sesak nafas, untuk kepentingan pemyelidikan akan ditangani oleh pihak kepolisianm; kata Ipti Dedi Miswar.

Informasi yang didapatkan dari relawan PMI. Khairun Nisa adalah pegawai pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya itu sudah 14 hari tidak masuk kerja. Rekan seprofesi korban merasa aneh dengan tidak ada kabar apapunnya 

"Ada kawan-kawan korban minta melihat Khairani ke rumahnya di perumahan Rungkom karena sudah 14 hari tidak masuk kerja," katanya . Sesampai di perumahan tersebut, rumah Khairuni terkunci dari dalam.

Tidak mau ambil risiko, ia menghubungi pihak kepolisian untuk membuka paksa rumah itu. "Kan tidak mungkin kami langsung dobrak rumah itu, kami hubungi pihak kepolisian," sebutnya. Sumber itu menyebutkan, setelah pintu berhasil didobrak, Khairuni ditemukan dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Diperkirakan, korban telah meninggal lebih dari 10 hari. Mayatnya sudah sangat memprihatinkan. Tadi dari PMI yang melakukan evakuasi. (CM/The Atjeh/Ajnn.Net)