Perselisihan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah, Karimun Usman Angkat Bicara

Redaksi 15 Mei 2020 | 21:23 450
Perselisihan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah, Karimun Usman Angkat Bicara

H. Karimun Usman./Dok. Herri

Banda Aceh, - H.Karimun Usman Dalam siaran persnya menyayangkan perselisihan kepala daerah antara Bupati Ace Tengah, Sabella abubakar dengan Wakilnya, Firdaus SKM, yang hampir menjurus kepada pertikaian ini tentu mendapatkan sorotan berbagai pihak, bahkan menjadi konsumsi oleh masyarakat, Tindakan yang terjadi di-saat bupati Sabella sedang memimpin rapat dengan gugus tugas Covid -19 di pendoponya. Jumat, 15/05.

Apalagi kondisi saat ini Kabupaten Aceh Tengah lagi berduka atas musibah banjir bandang yang menerpa Desa Paya Tumpi dan PayaTumpi Induk Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah

H. Karimun menyampaikan seharusnya Bupati dan Wakil Bupati Aceh Tengah fokus bersama-sama dalam penyelesaian refosucing untuk memutuskan mata rantai Covid-19 di kabupaten Aceh Tengah dan juga musibah banjir yang melanda, ini seharusnya untuk keduanya difokuskan terlebih dahulu bukan justru wakil bupati mengancam bupatinya menyangkut persoalan personal .

Ini sangat saya sayangkan kata Karimun. tentunya dengan kejadian ini merusak citra partai PDI Perjuangan, karena Firdaus SKM saat ini menjabat sebagai ketua DPC PDIP Kabupaten Aceh Tengah, hal tersebut sudah melakukan tindakan yang melanggar hukum yaitu mengancam serta menyebutkan kata- kata kotor, itu sudah keluar dari koridor sebagai kader partai PDI Perjuangan..

Dalam dialog mobil phone Heri jurnalis Koran Independen menanyakan beberapa pertanyaan terkait hal tersebut kepada Karimun .

Atas pengancaman yang dilakukan oleh Firdaus ke Bupati -nya apa respon ketua ?

Firdaus saat ini sebagai ketua PDI Perjuangan Kabupaten Aceh Tengah, yang dilakukan oleh dia jelas ini melanggar kode etik kepartaian dengan mengancam, tentunya  sudah melakukan tindakan yang diluar koridor hukum, apalagi dia adalah  seorang wakil bupati seorang panutan rakyat , dia tidak pantas melakukan perbuatan mencaci ,menjela dan mengancam . Apalagi yang dilakukan nya kepada bupatinya sendiri, kita ketahui bahwa tahun 2017 lalu mereka berdua diusung oleh PDI Perjuangan maju Pilkada.

Sebagai Ketua Dewan Pertimbangan PDI Perjuangan Aceh, kejadian seperti ini sikap DPP PDI Perjuangan responsnya bagaimana?

Saat ini tentunya DPP PDI Perjuangan belom ada respon , Akan tetapi secara tegas saya sampaikan , Agar Saudara Firdaus ketua PDI Perjuangan Aceh Tengah Segera di pecat dan di copot dari jabatannya oleh DPP PDI Perjuangan.  karena telah melakukan tindakan pengancaman di luar koridor hukum apalagi Memaki -maki pimpinan- nya Bupati Sabella di depan pera staf nya. Hal ini telah melanggar kode Etik Partai , Maka dengan perbuatan semacam ini sangat merugikan dan mencoreng nama baik Partai .  

Oleh kerenanya Ia selaku Dewan Pertimbangan DPD Perjuangan Aceh , meminta Kepada DPP PDI Perjuangan dan DPD PDI Perjuangan Aceh, agar segera memberikan sanksi dan segera mengecek dilapangan kejadian tersebut, tutup Karimun. (Herri)