KPAYD dan Lembaga P2TP2A  Pidie Jaya Kembali Fasilitasi Rehabilitasi Kenakalan Anak dan Remaja

Redaksi 05 September 2020 | 07:54 110
KPAYD dan Lembaga P2TP2A  Pidie Jaya Kembali Fasilitasi Rehabilitasi Kenakalan Anak dan Remaja

Red/Dok Win

Pidie Jaya, Komunitas Peduli Anak Yatim dan Duafa (KPAYD) Pidie Jaya bekerja sama dengan Lembaga P2TP2A  Pidie Jaya kembali memfasilitasi rehabilitasi terkait anak yang terlibat dalam kenakalan remaja. Kamis, 5/09.

Banyaknya kasus kenakalan remaja yang meningkat di Pidie Jaya saat ini mengundang keprihatinan berbagai kalangan, termasuk P2TP2A yang membidangi hal tersebut dan juga KPAYD yang merupakan komunitas dari berbagai kalangan yang peduli dengan isu-isu sosial di Pidie Jaya.

Mekanisme yang dilakukan oleh dua lembaga ini adalah melakukan pendekatan persuasif terhadap para orang tua yang anak-anaknya melakukan pelanggaran hukum, seperti terpapar narkoba,  menjadi pelaku balap liar, pergaulan bebas, dan bahkan ada beberapa remaja yang menjadi pelaku begal yang lagi marak di Pidie Jaya. 

Kenakalan anak-anak atau remaja yang terjadi selama ini sudah sangat meresahkan masyarakat, tingkat kenakalannya sudah tidak bisa ditolerir lagi tapi bukan berarti kita bisa lepas tangan dari hal tersebut,  

Justru disini peran serta kita sebagai lemabaga yang bergerk dipelayanan dan pemberdayaan dituntut bekerja ekstra dalam membina anak-anak kita menemukan jati dirinya.  

Selama ini lembaga P2TP2A bersinergi dengan Dinas terkait dan kepolisian dalam penanganan kasus anak yang berhadapan dengan hukum, baik anak menjadi pelaku ataupun korban. Begitu keterangan dari Nya Malik Wina selaku Manajer Kasus Mewakili Ketua P2TP2A Pidie Jaya Mutia. SE disela-sela kegiatan pendampingan kasus itu. 

Dan hari ini dari hasil pendampingan kasus anak yang berinisial MS warga Meunasah Balek, Kecamatan Meureudu berhasil difasilitasi untuk mendapatkan rehabilitasi di Yayasan Kayis Ahsana (KYA)  Banda Aceh setelah melalui assesment dan persetujuan dari Orang tuanya. 

Sementara KPAYD yang diwakili oleh Ketua M. Ikbal SH sangat berharap akan banyak para orang tua yang sadar dan punya inisiatif untuk melaporkan anaknya yang terpapar narkoba ataupun terindikasi melakukan kenakalan-kenakalan yang sudah berlawanan dengan hukum baik ke lembaga P2TP2A ataupun ke KPAYD juga Ikatan Keluarga Anti Narkoba atau IKAN Pidie Jaya sebelum langsung ditangkap polisi,  

"Sebagai bentuk kesadaran hukum dan bentuk kepedulian para orang tua terhadap anak -anaknya begitu disampaiakan. Dan kami akan memfasilitasi anak-anak tersebut untuk bisa direhabilitasi sesuai jenis kenakalan yang dilakukan, begitu imbuhnya. (Win(