Santri Tahfizh Elmasudy Menghafal Di Kebun Kurma Barbate

Redaksi 02 Mei 2021 | 11:51 11
Santri Tahfizh Elmasudy Menghafal Di Kebun Kurma Barbate

Foto : Istimewa

BANDA ACEH | Koranindependen.co -- Meski wabah virus corona atau Covid 19 sedang merebak, tapi tidak mengurangi semangat anak-anak di Lembaga Tahsin, Tahfidz, Tafsir Alqur’an (LT3Q) Elmas'udy Aceh untuk menghafal kalam Illahi yang dilaksanakan di berbagai tempat.

Sebanyak 600 remaja penghafal Alquran atau hafiz/hafizah dari seluruh Indonesia mengikuti program Daurah Tahfiz Nasional (DTN) yang diprakarsai oleh Lembaga Tahsin-Tahfidz-Tafsir Al-Qur'an (LT3Q) Elmas'udy Aceh. Dalam program yang berlangsung selama bulan Ramadhan ini, peserta mengikuti daurah Alquran non karantina selama 20 hari dan berlangsung secara serentak di 20 masjid di seluruh Aceh.

Selain kegiatan DTN, pihaknya juga menyelenggarakan program Mukhayyam Tahfiz Nasional (MTN) angkatan ke V di Kebun Kurma Al-Mahdy Barbate, Aceh Besar dengan metode karantina selama 30 hari. Program ini dibuka secara resmi oleh Direktur LT3Q Elmas'udy Aceh, Ustaz Irhamullah bersama dengan Owner Kebun Kurma Barbate, Mahdi Muhammad SE di lokasi MTN Karantina Ikhwan di Kebun Kurma Al-Mahdy Barbate, Aceh Besar, Kamis (15/4/2021).

Direktur LT3Q Elmas'udy, Ustaz Irhamullah mengatakan program DTN dan MTN sudah memasuki angkatan ke V sejak dibentuk tahun 2017. Peserta berasal dari seluruh Aceh dan ada juga berasal dari luar Aceh.

“Kita harapkan program seperti ini bisa semakin berkembang dan lebih ramai lagi ke depannya,” katanya.

Ustaz Irhamullah dalam sambutannya mengatakan untuk menyelesaikan permasalahan Aceh dan Indonesia hari ini, masyarakat harus dekat dan memahami isi kandungan Alquran.

"Alquran bukan cuma dibaca dan dihafal saja, namun Alquran harus diimplementasikan sehingga mencetak generasi perubahan dan visioner bagi negeri tercinta ini," katanya.

Ia bersyukur karena tahun ini program DTN dan MTN masih bisa diselenggarakan meskipun di tengah kondisi pandemi Covid-19. Kegiatan DTN itu sendiri dilaksanakan dibeberapa daerah, seperti Banda Aceh, Aceh Besar, Lhoksemawe, Aceh Tengah, Abdya, Aceh Selatan, dan Sabang.

Ketua Humas dan Infokom LT3Q Elmasudy, Ustaz Riri Isthafa Najmi mengatakan program DTN karantina ke V ini, dapat terlaksana dengan baik berkat dukungan semua pihak terutama pengurus masjid dan semangat para muhafiz dalam mengajar. Ia mengajak semua peserta agar terus mempertahankan dan menambah hafalan setelah selesai program tahfiz di bulan Ramadhan ini. "Jangan sampai selesai daurah, selesai pula menghafal (tidak menghafal lagi),” katanya.

Ustaz Riri Isthafa Najmi menambahkan, lembaga LT3Q Elmasudy merupakan lembaga yang begitu konsisten dalam menargetkan berbagai program terkait dengan menghafal Alquran di Aceh khususnya dan di Indonesia pada umumnya.

"Ini menandakan lembaga ini kredibel dan mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat luas. Kita berharap LT3Q Elmas'udy terus istiqamah mengadakan pembinaan dan pelatihan terkait menghafal Alquran setiap tahunnya di seluruh Aceh,” kata Ketua Humas dan Infokom Elmasudy tersebut.

"Kita sangat berharap ke depan agar tahfiz Elmasudy bisa lebih ramai, meriah, dan mendapat dukungan dari masyarakat dan pemerintah. Harapannya pemerintah memberi dukungan yang kuat agar anak-anak Aceh bisa bertambah semangat untuk menghafal Alquran dan kelak Aceh banyak melahirkan ahli Alquran," tutup Riri Isthafa Najmi (Rifan).