GP Ansor Aceh Dukung Keputusan Menag Soal Membatalkan Penyelenggaraan Haji

Redaksi 06 Juni 2021 | 13:42 21
GP Ansor Aceh Dukung Keputusan Menag Soal Membatalkan Penyelenggaraan Haji

Foto : Istimewa

BANDA ACEH | Koranindependen.co -- Keputusan Pemerintah melalui Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumnas yang secara resmi membatalkan penyelenggaraan ibadah haji tahun ini melalui ini menunjukkan bukti betapa Pemerintah mendahulukan keselamatan jiwa di tengah pandemi Covid-19. Menanggapi hal tersebut Ketua PW GP Ansor Aceh  Azwar A Gani sangat mendukung keputusan tersebut terlebih dasarnya demikeselamatan jiwa.

”Kita mengetahui bahwa dalam syari'at Islam, menjaga jiwa merupakan salah satu dari lima maqashid syariah, selain menjaga agama, akal, keturunan, dan harta yang harus dijadikan sebagai dasar pertimbangan utama dalam penetapan hukum atau kebijakan oleh pemerintah agar terwujud kemaslahatan bagi orang banyak dan masyarakat,” katanya dalam release resminya kepada media ini, Sabtu (5/6/2021).

Lebih lanjut pria yang akrab disapa Baginda itu menyebutkan Mencegah mafsadat harus lebih didahulukan daripada mengambil manfaat. Ini berdasarkan kaidah fikih yang berbunyi “Dar’u al-mafâsid muqaddam[un] ‘alâ jalbi al-mashâlih (mencegah kerusakan lebih didahulukan ketimbang mengupayakan kemaslahatan)

"Seharusnya dilakukan dalam menghadapi kondisi merebaknya virus Corona seperti saat ini, pembatasan aktivitas dalam bentuk berkumpulnya massa seperti ibadah haji menjadi langkah baik dalam menghentikan penyebaran virus yang sangat cepat bermigrasinya ini. Keputusan pemerintah ini sudah tepat dan harus kita sosialisasikan," lanjutnya yang juga mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Menurut Baginda informasi yang dihimpun dari berbagai kalangan menyebutkan, lebih dari 172 juta jiwa warga dunia sudah terinfeksi Covid-19. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3,7 juta meninggal dunia.
Di Indonesia hingga kini, sudah sebanyak 1,8 juta orang sudah terinfeksi Covid-19. Sementara total kasus baru harian bertahan di angka di atas 5.000.

"Kita sangat berharap masyarakat untuk bisa memahami bahwa keputusan yang diambil pemerintah merupakan kebijakan terbaik untuk kemaslahatan umat dan hendaknya bisa tabayun yang beredar yang menyudutkan pemerintah berkaitan dengan pembatalan ibadah haji," tegasnya.

Terakhir Ketua PW GP Ansor Aceh berharap kita kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tidak termakan Isu hoaks dan upaya memecah belah umat yang selama ini gencar dilancarkan melalui medsos.

" Era millenial seperti saat ini masyarakat harus cerdas dan tabayun dalam menyaring Informasi di tengah perkembangan informasi teknologi," tutupnya. (Fauzan)