SBY Terima Gelar Kehormatan Hubungan Antar Bangsa Dari Universitas Kuala Lumpur

Redaksi 13 Oktober 2018 | 16:40 329
SBY Terima Gelar Kehormatan Hubungan Antar Bangsa Dari Universitas Kuala Lumpur

Presiden Republik Indonesia ke-6, Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima anugerah Doktor Kehormatan dari Universiti Kuala Lumpur (UniKL)

Koranindependen.co | Malaysia - Presiden Republik Indonesia ke-6, Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menerima anugerah Doktor Kehormatan dari Universiti Kuala Lumpur (UniKL), Sabtu 13 Oktober 2018 di Putrajaya International Convention Center (PICC), Malaysia.

Anugerah akademis tersebut diberikan kepada SBY karena selama 10 tahun kepemimpinannya dinilai memberi sumbangan besar dan memiliki peranan penting dalam mewujudkan hubungan antar bangsa, kemanusiaan dan pendidikan khususnya bagi ASEAN.

Acara penganugerahan diberi langsung oleh HRH The Regent of Pahang, Tengku Abdullah Al-Haj Ibni Sultan Haji Ahmad Shah Al-Musta’in Billah, Chancellor UniKL yang didampingi Presiden UniKL, Prof. Dato’ Dr. Mazliham Mohd Su’ud.

Acara pemberian anugerah bersamaan dengan pelaksanaan wisuda mahasiswa S1, S2 dan S3 UniKL 2018.

Ketika dihubungi di Jakarta Anggota DPR-RI asal Aceh Teuku Riefky Harsya mengatakan, sangat pantas SBY menerima anugerah tersebut karena prestasi dan kesungguhan beliau yang selalu ingin menyatukan semua elemen, baik ditingkat dunia dan nasional, sama halnya fokus SBY pada pembangunan dan melaksanakan erdamaian Aceh dari konflik bersenjatayang panjang.

“Kondisi Aceh sekarang sudah damai, ‘Aneuk Aceh’, pergi kesekolah, ngopi di kedai, main ke rumah kawan, dan Ngaji ke Dayah dengan rasa aman,” kata Teuku Riefky.

Kata Teuku Riefky, di masa Presiden RI ke 6 SBY Rehab-Rekon Tsunami Aceh selesai, Mou Helsinski di tanda tangani, UUPA disahkan, Partai Lokal dan Calon Independen Aceh di perkenankan dan Otsus Aceh di mulai. .

“Hanya Bangsa yang besar yang memahami Sejarah dan menghormati para pendahulunya,” lanjut Riefky terkait peran SBY di Aceh. (red)