Aceh Hijau Gandeng Mitra Perusahaan Untuk Galakkan Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun

Redaksi 26 Oktober 2021 | 13:12 40
Aceh Hijau Gandeng Mitra Perusahaan Untuk Galakkan Kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun

Istimewa

BANDA ACEH | Koranindependen.co - Mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir merupakan salah satu tindakan preventif yang paling sederhana, murah dan efektif dalam mencegah penyebaran kuman dan penyakit, apalagi dalam situasi Pandemi seperti saat ini. Namun demikian, menurut Hasil Riskesdas 2018, hanya 31.63% penduduk Aceh usia>10 tahun yang melakukan kebiasaan cuci tangan pakai sabun secara benar.

Angka ini jauh dibawah rerata nasional yaitu 49,8%. Salah satu hambatan yang dialami masyarakat dalam praktik cuci tangan dengan sabun adalah keterbatasan informasi yang menyebabkan pengetahuan tentang cuci tangan berkurang. Oleh karena itu, diperlukan upaya dan keterlibatan semua pihak, baik pemerintah, kelompok masyarakat sipil, maupun pihak swasta/perusahaan untuk turut berkontribusi dalam menyampaikan pesan dan mendorong kebiasaan cuci tangan pakai sabun. 

Dengan konteks tersebut di atas, mengambil momentum ‘Hari Cuci Tangan Sedunia yang dirayakan setiap tanggal 15 Oktober, Yayasan Aceh Hijau menggelar ‘Pekan Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia’ pada 15-23 Oktober 2021. Kegiatan ini merupakan kerjasama Yayasan Aceh Hijau dengan UNICEF dan Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh dengan dukungan dari beberapa mitra perusahaan yaitu Hotel Kyriad Muraya Banda Aceh, PT Hutama Karya (persero), Serba Craft, dan Fatih Bilingual School.

Rangkaian kegiatan ini diawali dengan talkshow yang dilaksanakan pada 15 Oktober 2021 di live instagram @acehhijau.id bersama dengan WASH Officer UNICEF Aceh, Bapak Eko Widodo, dengan topik ‘Masa Depan Kita Ada Ditangan, Mari Bergerak Bersama’.

Selain itu, terdapat beberapa lomba yang yang dilaksanakan selama acara berlangsung yang bertujuan untuk menggalakkan pentingnya cuci tangan pakai sabun bagi semua kalangan masyarakat, baik anak sekolah maupun orang dewasa melalui karya, baik melalui gambar, poster maupun video pendek.

Lomba video reels dan lomba poster digital diselenggarakan secara daring bagi peserta umum dan siswa tingkat SMA. Sedangkan lomba mewarnai, menggambar dan rangking satu dilaksanakan secara langsung pada acara puncak, 23 Oktober 2021, dan diikuti oleh 109 siswa tingkat SD dan SMP dari 22 sekolah di Banda Aceh dan Aceh Besar. 

Acara puncak dilaksanakan di kompleks Fatih Bilingual School Teuku Nyak Arief dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, General Manager Kyriad Muraya, General Manager Teuku Nyak Arief Fatih Bilingual School dan peserta lomba perwakilan dari sekolah-sekolah di Banda Aceh dan Aceh Besar. Selain dari lomba-lomba yang diikuti, Yayasan Aceh Hijau memimpin para peserta untuk melakukan demonstrasi serentak cara mencuci tangan pakai sabun yang benar. 

Direktur Yayasan Aceh Hijau, Syarifah Marlina dalam sambutannya menyampaikan bahwa event ini merupakan upaya untuk mendorong perilaku hidup bersih dan sehat dengan cara membiasakan cuci tangan pakai sabun.

“Cuci tangan pakai sabun merupakan bagian dari perilaku yang harus dibiasakan untuk mewujudkan hidup bersih dan sehat, terutama pada saat pandemi seperti ini. Dalam momentum ini, Yayasan aceh Hijau, menggalakkan kembali pentingnya cuci tangan pakai sabun sebagai bagian dari kebiasaan kita sehari-hari.

Harapannya, adik-adik yang hadir hari ini, nantinya bisa menjadi agen pendorong untuk mewujudkan perubahan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) bagi teman, keluarga dan orang-orang sekitar” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Syarifah juga memberikan apresiasi terhadap mitra dan sponsor yang mendukung dalam pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap dapat terus menggalang kerjasama yang lebih baik lagi kedepannya.

General Manager Kyriad Muraya, yang diwakili oleh Ibu Dini Lestari, dalam sambutannya, menyambut baik kerjasama yang terjalin dengan Yayasan Aceh Hijau dan berkomitmen akan terus mendukung event even sosial seperti ini. 

Sedangkan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh yang diwakili oleh Kasi Kurikulum dan Penilaian SD, Bapak Marwan, S.Ag, M.Pd, dalam sambutannya berharap agar berharap semakin banyak acara-acara seperti ini dilaksanakan dan dapat menjangkau lebih banyak sekolah-sekolah di Provinsi Aceh.

“Acara ini menjadi awal yang baik untuk mengkampanyekan pentingnya cuci tangan pakai sabun sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari diri kita. Jika kali ini hanya 22 sekolah yang terlibat, harapannya kedepan semakin banyak acara seperti ini dan lebih banyak lagi sekolah-sekolah dari berbagai tingkatan yang akan ikut serta dan menyuarakan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat” Tambahnya. (*)

Rilis : Aceh Hijau

Editor : Cut Ricky Firsta Rijaya