SEMINARKAN KINERJA MASA COVID - 19, USM TUAI PUJIAN

Redaksi 29 Oktober 2021 | 00:04 48
SEMINARKAN KINERJA MASA COVID - 19, USM TUAI PUJIAN

Kampus Universitas Serambi Mekkah

BANDA ACEH | Koranindependen.co - Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa Universitas Serambi Mekkah (USM) yang dimotori Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) mengadakan Semnas (Seminar Nasional) Rabu 27 Oktober 2021.

Semnas yang dipusatkan di ruang Multimedia Center kampus induk USM ber-temakan  ‘Strategi dan Inovasi Untuk Keberlanjutan Kinerja di Masa Pandemi Covid-19’.

Untuk membahas tema tersebut, pihak Panitia Kegiatan Semas dan LPPM USM mengundang narasumber dari dalam dan luar kampus USM di lintas nasional, dari kalangan kampus dan praktisi kepemerintahan, sebagai berikut:

1. Dr. Sri Widodo, M. Kes (Ketua Prodi Kesehatan Masyarakat, Universitas Respati Indonesia, Jakarta)

2. Dr. Zainuddin, SE, M.Si (Dekan Fakultas Ekonomi, Universitas Serambi Mekkah)  

3. Muhammad Indra Kesuma, ST (Kepala KPKNL B. Aceh-DJKN Kementerian Keuangan RI)

4. Joni, ST, MT, Ph.D (Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Pengendalian Pencemaran, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan,  Aceh)

5. Dr. (C.) Rini Sulastri, S.Pd, M.Pd (Kandidat Doktor Kependidikan, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung)

Tampil sebagai Pembicara Pertama Dr. Sri Widodo, M. Kes (Ketua Prodi Kesehatan Masyarakat, Universitas Respati Indonesia, Jakarta) berbicara tentang Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Masa Covid-19. 

Ketua Prodi Kesehatan Masyarakat tersebut menyampaikan bahwa upaya PHBS perlu terus disosialisasikan dan diperkuat. 

Sri Widodo mengungkapkan PHBS dapat dilakukan antara lain dengan 1) melakukan aktivitas fisik 2) mengonsumsi sayur dan buah 3) tidak merokok 4) tidak mengonsumsi alkohol 5) memeriksa kesehatan secara rutin 6) membersihkan lingkungan dan 7) menggunakan jamban. 

Selanjutnya, Dr. Zainuddin, SE, M.Si (Dekan Fakultas Ekonomi, Universitas Serambi Mekkah) sebgai pembicara ke dua membahas tentang Memacu Investasi Demi Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Aceh Dimasa Covid-19. 

Dr Zainuddin menegaskan bahwa terdapat lima faktor untuk Pertumbuhan Ekonomi (PE) yaitu: 1) Sumber Daya Manusia 2) Sumber Daya Alam 3) Kemajuan Teknologi 4) Tingkat Inflasi 5) Tingkat Suku Bunga. 

Pembicara ke tiga adalah Muhammad Indra Kesuma, ST (Kepala KPKNL B. Aceh-DJKN Kementerian Keuangan RI). Ia membahas tentang Continous Improvement dalam Pengelolaan Kekayaan Negara di Masa Pandemi Covid-19. 

Kepala KPKNL tersebut lebih jauh menjelaskan bahwa menegaskan bahwa untuk dapat melakukan ‘Continous Improvement’ (Peningkatan Kinrja Berkelanjutan) perlu diperhatikan 1) Dasar Karakteristik Kerja 2) Respon Tantangan Pandemi 3) Transformasi, Adaptasi dan Tantangan 4) Berfikir dan Bekerja Strategis dan 5) Instansi yang Solutif dan 6) Sense of Mission. 

Dr. (C.) Rini Sulastri, S.Pd, M.Pd (Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung) yang tampil sebagai Pembicara ke empat membahas tentang Didactic Transposition di Masa Covid-19. 

Rini menyampaikan bahwa Didactic Transposition dapat diterapkan di berbagai Mata Pelajaran atau fokus pembelajaran. Namun Narasumber dari Universitas Kependidikan ternama di Indonesia tersebut mengkaji Didactic Transposition di bidang pembelajaran Matematika. 

Sementara Joni, ST, MT, Ph.D yang merupakan Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Pengendalian Pencemaran, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan,  Aceh sebagai Pembicara ke lima. 

Joni, PhD berbicara tentang Pengelolaan Lingkungan di Masa Covid-19. Kabid Tata Lingkungan dan Pengendalian Lingkungan tersebut berfokus pada penanganan limbah medis (Fasyankes) di Aceh.

Ia menjelaskan bahwa terdapat tantangan dalam pengelolaan limbah medis ini antara lain 1) Belum memadainya fasilitas pengelolaan limbah medis fasyankes 2) Koordinasi antar pemangku kepentingan dan 3) Dukungan pendanaan dan SDM yang masih terbatas. 

Materi-materi Semnas USM selengkapnya dapat diperhatikan di link: https://lppm.serambimekkah.ac.id/produk-penelitian/seminar/seminar-nasional-2021/

Kegiatan Semnas Tuai Pujian

Lancarnya pelaksanaan Semnas USM 2021 menuai apresiasi dari berbagai kalangan. Ketua Lembaga tersebut Muslem Daud, M.Ed, Ph.D, mengatakan bahwa hal tersebut adalah buah kerja team work dan kepanitiaan yang telah mempersiapkan dan menjalankan kegiatan berskala nasional ini sebaik-baiknya di satu sisi.

Di sisi lain, Ketua LPPM yang menjabat sejak September 2020 tersebut menambahkan bahwa ia bersama timnya memang terus berupaya meningkatkan layanan LPPM USM secara terus menerus, termasuk melakukan Survey Kepuasan Peserta Semnas dimaksud.

Berdasarkan data hasil survey kepuasan yang diperoleh dari Ketua Tim IT, Munawir,  ST, MT didampingi Deni Satria (Seksi Logistik Semnas), diperoleh informasi bahwa hampir 95% peserta merasa puas dengan pelayanan LPPM dalam penyelenggaraan Semnas 2021 ini. 

Dalam beberapa saran yang sempat ditelaah, sejumlah peserta dari institusi beragam menyampaikan apresiasi atas pemaparan pemateri yang berkelas nasional. Mereka paham betul apa yang mereka sampaikan. ‘Terimakasih Bapak-Ibu Pemateri Semnas USM 2021’ satu di antara banyak komentar di Survey Semnas 2021 USM.

Sementara itu, beberapa di antara peserta menyarankan semua kegiatan berbasis menerapkan mode dan karakteristik Semnas USM. Mode karakteristik dimaksud antara lain padai registrasi, kedisiplinan acara, absensi dan sertifikat otomatis, serta barcode untuk bahan semnas. 

Menanggapi hal tersebut, Ketua LPPM yang didampingi Ketua Panitia, Rafsanjani, M.Kes, MH, menyampaikan terima kasih kembali dan kiranya LPPM dan USM pada umumnya dapat terus mempertahankan kualitas kegiatan, dan terus memberikan layanan terbaik dengan tim-tim terbaik USM dalam even-even mendatang. (*)

Rilis : Deni Satria (USM)

Editor : Cut Ricky Firsta Rijaya