10 Orang Sukses di Indonesia Yang Dulunya Wartawan

Redaksi 13 Mei 2019 | 10:05 326
10 Orang Sukses di Indonesia Yang Dulunya Wartawan

Koran Independen. co. Jakarta. - Orang sukses tidak pernah memandang latar belakang dari mana dia berasal. Mereka bisa saja awalnya berprofesi sebagai pedagang keliling, pekerja bangunan, guru honorer atau dari kalangan wartawan. (13/05/19).

Nah, berikut ini adalah daftar 10 orang sukses di Indonesia yang sempat mencicipi profesi sebagai wartawan. Menjadi wartawan secara langsung ataupun tidak, telah berkontribusi terhadap kesuksesan karir 10 orang ini. Mari simak!

1. Dahlan Iskan

orang sukses

Dahlan Iskan (pronews)

Hampir semua orang Indonesia pasti mengenal sosok Dahlan Iskan. Karier Dahlan dimulai dari bawah. Dia sempat menjadi reporter di sebuah koran kecil di Samarinda, Kalimantan Timur pada 1957.

Pada 1976, Dahlan bergabung dengan Majalah Tempo sebagai reporter sekitar lima tahun. Dan pada 1982 Dahlan sudah mampu mendirikan dan memimpin koran Jawa Pos.

Setelah sukses di bidang media, Dahlan dipercaya menjabat sebagai Dirut Perusahaan Listrik negara (PLN) sejak Desember 2009. Pria kelahiran 17 Agustus 1951 di Magetan, Jawa Timur itu kemudian diangkat jadi Menteri BUMN pada era Presiden SBY.

2. Goenawan Mohamad

orang sukses

Goenawan Mohamad (salihara)

Jika mendengar nama Goenawan Mohamad, orang mungkin akan langsung tertuju pada Majalah Tempo. Ya, Tempo sepertinya tidak bisa dipisahkan dengan Goenawan Mohamad.

Dunia kewartawanan sangat erat dengan Goenawan Mohamad. Dia pernah menjabat sebagai redaktur Harian KAMI, Majalah Horison, Majalah Swasembada ,dan mendirikan Majalah Tempo pada 1971.

Pria kelahiran Batang, 21 Juli 1941 ini dikenal sebagai orang yang disiplin menulis rubrik Catatan Pinggir di setiap edisi Majalah Tempo. Selain sebagai wartawan, dia juga dikenal sebagai salah satu sastrawan dan pemikir di Indonesia.

Saat ini, Goenawan Mohamad aktif mengasuh Komunitas Salihara, salah satu komunitas sastra terbesar di Indonesia yang berlokasi di kawasan Pasar Minggu. Dia juga masih aktif menulis esai, puisi, dan naskah drama.

3. Johan Budi

orang sukses

Johan Budi (kanalsatu)

Sosoknya kalem. Jika bicara suaranya pelan tapi tertata rapi. Dialah Johan Budi. Juru bicara Presiden Joko Widodo.

Johan Budi dikenal sebagai sosok bersahaja. Apapun yang ditanyakan wartawan, ia pasti menjawabnya. Maklum, ia sendiri pernah jadi wartawan.

Pada 1995 hingga 2000, Johan Budi pernah menjadi reporter dan editor Majalah Forum Keadilan. Dia juga sempat menjadi editor Majalah Tempo pada 2000 hingga 2005.

Dunia kewartawanan mengantarkan Johan Budi menjadi orang sukses seperti sekarang ini. Menjadi juru bicara adalah pekerjaan yang sudah melekat dengannya. Sebab, sebelumnya dia juga pernah menjadi juru bicara di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar delapan tahun.

4. Bondan Winarno

orang sukses

Bondan Winarno (tribunnews)

Masih ingat jargon “Maknyus”? Ya, jargon tersebut dipopulerkan oleh Bondan Winarno, seorang pakar kuliner di Indonesia.

Bondan mungkin termasuk salah satu orang sukses yang multitalenta. Selain banyak tahu soal kuliner, dia juga pernah menjadi seorang pengusaha makanan laut yang bermarkas di Amerika.

Adapun, bakat lain yang dijiwai oleh Bondan adalah wartawan. Ya, Bondan Winarno memang gak bisa lepas dari dunia kewartawanan. Pada era 1980-an, Bondan sudah menjabat sebagai Pemred Majalah Swa, salah satu media ekonomi di Indonesia. Selain itu, ia juga pernah menjadi Pemred Suara Pembaruan.

Dunia jurnalis bagi dia sepertinya sudah mendarah daging. Bondan pernah membuat sebuah laporan investigatif berjudul Bre-X: Sebongkah Emas di Kaki Pelangi. Tulisan yang dibukukan tersebut membongkar kasus pertambangan bodong di Kalimantan Timur.

Namun sayang, kini Bondan sudah pergi. Dia menghembuskan nafas terakhirnya pada 29 November 2017, karena mengalami gagal jantung.

5. Jakob Oetama

orang sukses

Jakob Oetama (kompas)

Jakob Oetama adalah salah satu orang sukses yang bergelut di bidang media. Namanya gak bisa dipisahkan dengan Kompas, harian terbesar di Indonesia.

Sejak usia 24 tahun, Jakob sudah bergelut menjadi wartawan. Ia pernah bekerja di Mingguan Penabur dan majalah bulanan Intisari, dan tentunya Koran Kompas yang ia dirikan bersama rekannya PK Ojong.

Kesuksesan Jakob Oetama gak diraih secara instan. Pria kelahiran Magelang, 27 September 1931 itu berhasil membesarkan Kompas dari nol.

Saat ini, Kompas bukan hanya menerbitkan koran saja, tapi merambah ke sektor lain seperti percetakan, toko buku, dan televisi.

6. Budiono Darsono

orang sukses

Budiono Darsono (kumparan)

Sosok Budiono Darsono gak bisa dipisahkan dengan Detik.com. Dialah salah satu yang menjadikan keberadaan media online di Indonesia itu semakin berkembang.

Ia sebelumnya menjadi wartawan Tabloid Detik yang dibredel oleh pemerintahan Soeharto pada 1998. Pembredelan itu membuat Budiono dan rekan-rekannya mendirikan Detik.com. Detik.com pun menjadi besar dan menjadi baromoeter media online Indonesia.

Namun, pada 2011, Detik.com dibeli oleh pengusaha Chairul Tanjung dan menjadi bagian PT Trans Corporation. Meski sudah dibeli, Budiono tetap dipercaya menjadi bagian Detik.com.

Tapi pada September 2016, Budiono resmi pensiun dari Detik.com yang didirikannya itu. Tak lama kemudian, dia mendirikan Kumparan.com yang digadang-gadang bakal menjadi pesaing Detik.com. Di media barunya ini Budiono didapuk sebagai Presiden Komisaris.

7. Remy Sylado

orang sukses

Remy Sylado (tribunnews)

Salah satu sastrawan sukses di Indonesia adalah Remy Sylado. Dia banyak menulis novel dan puisi. Satu novelnya yang terkenal berjudul Ca Bau Kan berhasil diangkat ke layar lebar.

Selain sukses sebagai sastrawan, Remy juga pernah bergelut menjadi wartawan. Pada 1965, Remy pernah menjadi jurnalis Majalah Tempo di Semarang. Dia juga menjadi pendiri majalah musik Aktuil sejak 1970 yang didirikannya di Bandung.

8. Muhadjir Effendy

orang sukses

Muhadjir Effendy (rmol)

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Muhadjir Effendy dipilih sebagai Menteri Pendidikan oleh Presiden Jokowi pada Juli 2016. Muhadjir menggantikan posisi Anies Baswedan yang dicopot Jokowi kala itu.

Karier Muhadjir di bidang pendidikan terbilang mulus. Dia mengawali karirnya sebagai dosen biasa, pembantu rektor, hingga rektor. Tapi siapa sangka, di balik karir cemerlangnya di bidang pendidikan, ia pernah jadi wartawan.

Pada era 1980-an, Muhadjir pernah menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia Perwakilan Malang Raya. Karir kewartawanannya itu bermula ketika dia memulai menjadi wartawan kampus di UMM.

Pria kelahiran Madiun, Jawa Timur, 29 Juli 1956 itu juga tercatat sebagai wartawan Semesta Surabaya, wartawan Warta Mahasiswa Dikti, dan wartawan Mimbar Universitas Brawijaya.

9. Bambang Soesatyo

orang sukses

Bambang Soesatyo (cnnindonesia)

Bambang Soesatyo terpilih sebagai Ketua DPR menggantikan Setya Novanto yang terjerat kasus korupsi proyek e-KTP. Bambang mengawali kariernya di Senayan sejak dia terpilih sebagai wakil rakyat mewakili daerah pemilihan Jawa Tengah VII pada 2009.

Siapa sangka, latar belakang suksesnya karir politik Bambang diawali sebagai wartawan di harian umum Prioritas pada 1985. Karier jurnalisnya juga sukses hingga ia menjabat sebagai pemimpin redaksi di harian umum Suara Karya pada 2004.

Modal sebagai wartawan tersebut menjadi jembatan bagi Bambang untuk mengenal jejaring di dunia bisnis dan politik. Dia beberapa kali menjabat sebagai direksi di beberapa perusahaan. Hingga akhirnya ia terjun di dunia politik dan bergabung dengan Partai Golkar.

10. Adam Malik

orang sukses

Adam Malik (infobiografi)

Jangan menyepelekan profesi wartawan. Profesi satu ini ternyata bisa mengantarkan seseorang menjadi salah satu tokoh penting bagi negara. Contohnya adalah Adam Malik.

Ya, Adam Malik. Tokoh satu ini pernah jadi Wakil Presiden Indonesia ketiga yang mendampingi Presiden Soeharto. Selain itu, Adam Malik juga pernah menjabat beberapa posisi menteri di era Soekarno.

Karir Adam Malik mulanya memang sebagai wartawan. Dia menjadi salah satu pendiri Kantor Berita Antara untuk menyuarakan perjuangan kemerdekaan Indonesia pada saat itu.

Dengan peralatan menulis seadanya, pada saat itu Adam Malik dipercaya sebagai redaktur yang merangkap sebagai Wakil Direktur Antara. Dia bertanggung jawab menyuplai berita ke berbagai surat kabar di Indonesia.

Pria kelahiran Pematangsiantar, Sumatera Utara, 22 Juli 1917 itu juga sebelumnya sering menulis untuk koran Pelita Andalas dan Majalah Partindo. Hingga suatu saat, kariernya banyak berkecimpung dengan politik, dan dia pun mendirikan beberapa partai.

Adam Malik meninggal pada September 1984 dan tercatat sebagai Pahlawan Nasional.

Nah, itulah 10 orang sukses yang pernah menjalani profesi sebagai wartawan. Buat kamu yang berprofesi sebagai kuli tinta, mungkin sosok-sosok di atas bisa jadi inspirasi karier kamu berikutnya. Siapa tahu kamu jadi menteri atau presiden nanti, ya kan? (Red/TRDC)

Sumber moneysmart.id