Musywil Pemuda Muhammadiyah Aceh Tak Capai Kesepakatan dan Deadlock

Redaksi 11 November 2019 | 16:45 323
Musywil Pemuda Muhammadiyah Aceh Tak Capai Kesepakatan dan Deadlock

Suasana Musywil PM Aceh (Ajnn.net)

Koran Independen, Langsa - Musyawarah Wilayah (Musywil) Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Aceh tidak menghasilkan kesepakatan atau deadlock (jalan buntu). Sebelum deadlock, para peserta awalnya mempermasalahkan persoalan calon formatur dan peserta pemilihan dari pimpinan cabang Se-Aceh. Ahad, 10 November 2019 jelang tengah malam di Kota Langsa.

Kemudian, perdebatan itu tak kunjung menyimpulkan sebuah kesepakatan. Hingga akhirnya forum diambil alih oleh penanggungjawab muswil atau Ketua PWPM Demisioner, Hizqil Apandi. Melihat kondisi yang sudah mulai kurang kondusif dan tidak ada titik temu, akhirnya sebagai jalan tengah forum musyawarah dibubarkan.

"Kami akhirnya memutuskan forum dibubarkan karena situasi sudah tidak kondusif," kata Hizqil Apandi. Hizqil menyampaikan, musyawarah Pemuda Muhammadiyah Aceh itu baru berjalan hingga pembahasan tata tertib pemilihan. Namun, karena belum melahirkan kesepakatan, maka forum tidak sampai ke tahapan memilih formatur.

"Tidak selesai sampai tahap pemilihan, karena memang tidak ada kesempatan peserta musywil," ujarnya. Selanjutnya, kata Hizqil, persoalan ini akan diserahkan pihaknya kepada Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah (PPPM). Bagaimana solusinya kedepannya itu sepenuhnya menjadi keputusan pusat.

"PWPM Aceh akan serahkan ke pimpinan pusat, dan nanti kita tunggu keputusan pusat bagaimana," tutup Hizqil. Seperti diketahui, Muswil Pemuda Muhammadiyah Aceh sudah berlangsung sejak Jum'at, 8 hingga 11 November 2019 di Kota Langsa. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al Haytar, dan sempat juga diisi materi dan ceramah oleh M. Nasir Djamil, anggota DPR RI asal Aceh itu. (Sumber AJNN.Net/Rahmat Fajri)