Kasus Makin Membengkak, Pemerintah Fokuskan Tes Covid-19 Hanya di 3 Provinsi Ini!

Redaksi 21 Juni 2020 | 07:31 2170
Kasus Makin Membengkak, Pemerintah Fokuskan Tes Covid-19 Hanya di 3 Provinsi Ini!

Kepala BNPB Doni Monardo

JAKARTA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 akan fokus melakukan test di tiga provinsi, dengan pertimbangan penambahan pasien positif setiap harinya. Ketiga provinsi tersebut yakni Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Selatan.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto mengatakan tracing dan pengetesan yang masif di daerah ini pun tidak bisa sembarangan dilakukan karena harus diketahui kabupaten mana yang paling membutuhkan tes.

"Nanti Pemda Jawa Timur harus breakdownn di kabupaten mana yang perlu dilakukan tes masif, karena basis kita adalah epidomiologi. Kalau DKI Jakarta saja masalah kabupaten Kepulauan Seribu pasti beda dengan Jakarta Pusat jadi perlakuannya tidak bisa sama," kata Yurianto, Sabtu (20/06).

Dia menegaskan penyakit COVID-19 adalah penyakit menular harus berpikir based on comunity, karena masyrakat yang menjadi subjek dan objeknya. Dia mencontohkan upaya keras Pemda DKI Jakarta melakukan tracing agresif sehingga laju pertambahan pasien bisa dikendalikan.

"Walaupun angkanya tinggi tetapi kita lihat angka kematian rendah. Hal yang sama ini kita lakukan di provinsi lain, tes yang dilakukan adalah tes yang masif bukan tes yang massal," kata Yurianto.

Namun Yuri mengingatkan pengetesan masif ini berbeda dengan massal. Pengetesan masif artinya ada panduannya, yakni dengan kontak tracing sehingga semua kasus dicurigai kontak dekat harus dilakuakn test.

"Dari data yang kita kumpulkan 70% kasus positif keluhannya minimal, dan dipersepsikan tidak sakit," tambahnya.

Tes yang dilakukan pun tidak ada kepentingan klinis tetapi menjadi langkah awal menemukan sumber infeksi di tengah masayarakat. Kecepatan tes karena masif akan digambarkan epidomiologi tempat itu, karena setiap provinsi memiliki perbedaan kecenderungannya.

Sumber : CNBC.net
Dikutip Oleh : Bilhakki