Sosok Moeldoko Dalam Perspektif Putra Aceh

Redaksi 25 Agustus 2021 | 16:09 23
Sosok Moeldoko Dalam Perspektif Putra Aceh

Penulis: Tarmizi Age/Putra Aceh Eks Denmark

Moeldoko begitu nama lengkap lelaki ini, ia seorang Jenderal berperawakan sederhana, orangnya yang tampil santun, dibarengi dengan wajahnya yang ceria dan tersenyum, seakan tanpa beban, rasanya Ia tergolong pria yang rapi dan disiplin dalam menjalani hari-hari hidupnya. Sekadar Informasi singkat bagi kita tentang Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Moeldoko, S.I.P.  lahir di Kediri, Jawa Timur, 8 Juli 1957; merupakan tokoh militer Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia (KSP),

Sejak 17 Januari 2018 pada Kabinet Kerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Moeldoko dipercaya sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia (KSP). Kemudian pada 23 Oktober 2019, ia ditunjuk kembali menjadi Kepala Staf Kepresidenan pada Kabinet Indonesia Maju Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Sesuai data yag didapat dari berbagai informasi, Moeldoko pernah menjabat sebagai Panglima TNI sejak 30 Agustus 2013 hingga 8 Juli 2015. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat sejak 20 Mei 2013 hingga 30 Agustus 2013.

Apa yang membuat saya kagum dengan Moeldoko, ia selalu tangguh dalam berjuang, Ia kuat, Ia kurang bicara tapi banyak bekerja, tidak membuat pernyataan-pernyataan dengan bahasa yang kasar, tetap sabar ketika Ia di maki, tidak membalas keburukan dengan kejahatan.

Beginilah kesabaran yang terdapat dalam diri anak seorang petani yang sukses menjadi bahagi dari orang ternama dalam debut membangun negara Indonesia, Ketangguhan Moeldoko dalam berjuang untuk sebuah cita-cita bersama dalam membangun masa depan Indonesia yang majmuk dan demokrasi, menjadi salah satu energi penting yang dimiliki belia yang siapapun tidak bisa menafikannya.

Putra kelahiran Kediri yang kini memimpin HKTI, perlu diberi dukungan penuh oleh rakyat Indonesi dalam rangka memajukan para petani dan nelayan diseluruh tanah air tumpah darah Indonesia. "Petani dan nelayan ini hanya akan tumbuh apabila dipimpin oleh sosok yang tangguh,".

Semua orang saya rasa begitu termotivasi dengan Moeldoko yang bisa disebut orang hebat dan orang sukses, tapi tetap tidak mengedepankan egoisme dan rendah hati, Ia mau menjadi pemimpin petani dan nelayan tentunya melalui HKTI.

Menurut penulis Moeldoko yang menamatkan pendidkan di Univerditas Indonesia (UI) adalah bahagian dari pemimpin putra indonesia yang santun dan bersahja, penulis mengaku bangga hari ini bisa mengekspos untuk seorang Moeldoko.

Jiiwa petani yang cukup kental dalam diri  Moeldoko, tergambar saat ia selalu bangga dan bahagia apa bila hidupnya bisa bermanfaat kepada orang lain, terutama sekali kepada petani dan nelayan.

Setelah saya coba mengikuti dan mempelajari sedikit sebanyak tentang Moeldoko, maka saya dapat menyimpulkan, cita-citanya dan pikiran hingga perbuatannya ternyata cukup produktif, hingga Ia menjadi anak petani yang tergolong sukses di negeri ini.

Sebagai putra aceh yang pernah menetap lama di negara Denmark, Eropa, pernah menjadi bahagian dari aktivis di Aceh, saya menaruh keyakinan kepada Moeldoko, karena dimata saya Ia merupakan salah satu putra terbaik bangsa di Republik ini. "Moeldoko cemerlang dalam memimpin serta berprestasi dalam bertugas,".

Masjid Dr. H. Moeldoko yang berdiri tegak dan megah di dalam kompleks Islamic Center Jombang, merupakan salah satu kecintaan Moeldoko terhadap Islam yang luar biasa. Tidak ramai orang kaya dan milyoner yang bertekat membangun mesjid seperti Moeldoko, jadi dalam perspektif Putra Aceh Moeldoko ini lengkap dan sangat lengkap sebagai seorang pemkmpin,

"Moeldoko itu sangat lengkap sebagai pemimpin, apakan itu pemimpin petani, nelayan, bahkan pemimpin bangsa,". Bisa saja kedepan rakyat Indonesia memberi kepercayaan penuh kepada Moeldoko untuk mengurus negeri ini dan bangsa untuk mewujudkan harapan kita semua, "Indonesia makmur dan sejahtera,". "Maju petani dan nelayan maju negara,," semoga Moledoko selalu sihat dan tercapai cita-citanya. (*)