Sajak Rindu

Redaksi 02 Desember 2019 | 08:12 27
Sajak Rindu

Ist

 Oleh Zulfahri

Aku ingin memiliki sebuah kedai kopi sekaligus toko buku,

tempat kita menghabiskan waktu saat bertemu. 
Tempat kita menikmati kopi bersama
Tanpa tanya, tanpa suara. 

Aku ingin sekali menikmati saat-saat berdua, 
Menukar canda juga tawa 
Biarpun aku tau, 
kau dan aku  tidak di tempat yang sama. 

aku mulai tak waras dengan jarak juga waktu
Rinduku sudah seperti hujan yang deres,

Ringkik saat aku sedang buru-buru;
Mungkin Sebelum aku sempat menepi memakai jas hujan
Ia  reda dengan tiba-tiba.

Sungguh, Hatiku ambyar di demo rindu 
Sialnya kepala ku ikutan demam di guyur palu. 
Entahlah, hari ini hujan dan kamu tak mau kompromi dengan tubuhku. 

2/12/19

Penulis lahir di Aceh Utara, 1995. Saat ini bermukim di Gampong Matang Munye, Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara.