Utamakan Klasik dan Berkualitas
Maudy Ayunda Terapkan Mindful Buying dalam Fashion
Menurutnya, pakaian dengan ukuran yang pas akan memberi kenyamanan sekaligus menambah rasa percaya diri. Ia juga terbiasa membayangkan bagaimana pakaian tersebut akan dipakai dalam keseharian. Selain soal ukuran, ia mempertimbangkan faktor keserbagunaan—seberapa mudah item tersebut dipadupadankan dengan koleksi yang sudah ada di lemari. Dengan begitu, ia bisa menghindari tumpukan baju yang jarang dipakai.
Kualitas juga menjadi pertimbangan penting. Bagi Maudy, pakaian yang baik adalah bentuk investasi karena tetap relevan meskipun tren berganti. "Kalau pakaiannya gampang rusak, buat apa? Lebih baik beli yang kualitasnya bagus, jadi bisa dipakai sering-sering dan tetap awet," katanya.
Sebelumnya, Uniqlo memperkenalkan koleksi Fall/Winter 2025 Collection dengan tema “Revisiting Classic”. Koleksi ini menghadirkan desain klasik yang abadi, dipadukan dengan inovasi modern. Fokus utamanya terletak pada desain, kualitas material, serta fleksibilitas padu padan, sehingga menjadi investasi gaya yang bernilai tinggi, tidak hanya untuk masa kini tetapi juga di tahun-tahun mendatang.
Senior Marketing Manager Uniqlo Indonesia, Evy Christina Setiawan, menjelaskan bahwa filosofi LifeWear selalu menjadi dasar dari setiap koleksi Uniqlo. Timnya berkomitmen menghadirkan pakaian yang relevan, fungsional, berkualitas, dan terus diperbarui melalui inovasi. "Pada tema Revisiting Classic yang diusung di koleksi Fall/Winter 2025, Uniqlo menghadirkan basic item berkualitas, yang dapat menjadi fondasi dari setiap tampilan, juga menjadi item yang mudah dipadupadankan," kata Evy.