Gusmawi Mustafa: Program MBG Strategis untuk Gizi Anak dan Ibu Hamil, Perlu Pengawasan Ketat
Meski demikian, Gusmawi menegaskan bahwa keberhasilan MBG sangat bergantung pada kualitas pelaksanaan di lapangan.
Ia mengingatkan bahwa program yang menyasar anak dan ibu hamil tidak boleh dijalankan tanpa standar yang jelas.
“Pengawasan harus mencakup kualitas bahan pangan, nilai gizi, kebersihan, hingga ketepatan distribusi. Jika tidak diawasi, program sebesar ini berisiko kehilangan esensinya,” ujarnya.
Ia mendorong keterlibatan semua unsur dalam masyarakat, pemerintah, tenaga kesehatan, sekolah, serta masyarakat sipil dalam mengawal implementasi MBG.
Gusmawi juga menyoroti adanya perbedaan kualitas pelayanan antar Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG).
Perbedaan tersebut berdampak pada tingkat kepuasan penerima manfaat.
“Ada SPPG yang sudah menjalankan layanan dengan baik, namun ada pula yang masih perlu perbaikan, baik dari segi porsi, variasi menu, maupun mutu makanan,” katanya.
Menurutnya, kritik terhadap pelayanan yang belum maksimal perlu dipandang sebagai bagian dari upaya perbaikan kebijakan, bukan sebagai penolakan terhadap program.