Air India Salah Gunakan Pesawat, Penerbangan ke Kanada Putar Balik Setelah 9 Jam di Udara
Dalam operasional penerbangan internasional, persetujuan tidak hanya mencakup maskapai, tetapi juga tipe pesawat hingga registrasi tertentu. Meski Boeing 777-200LR memiliki kemampuan jarak jauh, pesawat tersebut belum mendapatkan izin khusus untuk rute ke Kanada.
Dari sisi biaya, penerbangan jarak jauh menggunakan Boeing 777 dapat mengonsumsi sekitar 8–9 ton bahan bakar per jam. Durasi penerbangan tanpa hasil ini tentu menimbulkan kerugian operasional yang signifikan, terlebih di tengah tingginya harga avtur.
Pihak Air India menyatakan keputusan kembali ke Delhi diambil demi keselamatan dan kepatuhan terhadap prosedur operasional. Setelah mendarat, maskapai menyediakan akomodasi hotel bagi penumpang serta menjadwalkan ulang penerbangan ke Vancouver pada hari berikutnya.
Insiden ini menjadi perhatian industri penerbangan global, sekaligus menegaskan pentingnya verifikasi ketat terhadap izin armada, khususnya dalam penerbangan lintas negara jarak jauh. [*]