Kisah Mualem Membangun Masjid di Kampung Halaman Aceh Utara

7 Apr 2026 - 13:10
2 dari 3 halaman

Mualem berdiri sejenak mengamati bangunan itu. Ia kemudian berjalan mendekat, duduk di tangga, melepas sepatu, dan menggantinya dengan sandal. Setelah berwudu, ia menunaikan salat.

Masjid Baitul Muttaqin memiliki arti khusus baginya. Pembangunan rumah ibadah ini sebagian besar dibiayai dari dana pribadi, dengan dukungan swadaya masyarakat.

Nabahani, panitia pembangunan, mengatakan masjid berukuran 18 x 21 meter itu mulai dibangun pada 2024, sebelum Mualem menjabat sebagai gubernur. Mualem dilantik pada Februari 2025. Hingga kini, progresnya telah mencapai sekitar 80 persen.

“Pembangunan ini sebagian besar menggunakan uang pribadi Mualem. Masyarakat juga ikut membantu melalui swadaya, tetapi belum ada bantuan dari anggaran pemerintah,” ujar Nabahani.

Partisipasi warga, kata dia, umumnya berupa sedekah dan wakaf. Panitia tidak secara aktif menggalang dana, tetapi menerima bantuan yang diberikan secara sukarela.

Ia menuturkan, pembangunan dilakukan dari awal, bukan renovasi bangunan lama. Selama proses berlangsung, Mualem disebut rutin memantau perkembangan di lapangan.