Pidie | KORANINDEPENDEN.CO - SMA Sukma Bangsa Pidie memperkuat sinergi guru dan wali siswa dalam membangun komunikasi yang empatik dengan generasi Z melalui workshop parenting yang dilaksanakan pada Jumat (6/11/2026) untuk guru dan Sabtu (7/11/2026) untuk wali siswa.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah membangun lingkungan pendidikan yang kolaboratif dengan memahami karakteristik, kebutuhan emosional, serta tantangan perkembangan remaja di era digital.
Kepala SMA Sukma Bangsa Pidie menyoroti pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak. Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab pendidikan tidak sepenuhnya berada di pundak sekolah, melainkan membutuhkan kolaborasi aktif antara guru dan keluarga.
“Jangan sampai ketika anak bermasalah, wali siswa justru menyalahkan sekolah. Namun, ketika sekolah mengundang orang tua untuk belajar bersama dan memperkuat kemampuan mendampingi anak, partisipasinya justru sangat rendah. Ada yang datang terlambat, bahkan kurang bersemangat mengikuti kegiatan,” tegas Kepala Sekolah.
Menurutnya, keterlibatan orang tua seharusnya tidak hanya muncul ketika persoalan terjadi, tetapi juga dalam proses pencegahan dan pembentukan karakter anak.