Menkes Akan Hapus Istilah OTG, ODP, Dan PDP, Akan Digantikan Dengan Istilah Ini

Redaksi 18 Juli 2020 | 16:21 246
Menkes Akan Hapus Istilah OTG, ODP, Dan PDP, Akan Digantikan Dengan Istilah Ini

Ilustrasi

Banda Aceh, Sudah sejak awal, kita sering sekali mendengar adanya penambahan kasus covid-19 dengan istilah Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Namun istilah ini tidak adakan digunakan lagi, dan akan digantikan dengan istilah epidemologi yang baru.

Aturan perubahan istilah itu tertuang di Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 yang ditandatangan Senin, 13 Juli 2020 oleh Menteri Kesehatan RI, dr.Terawan Agus Putranto.

Berikut ini adalah istilah baru adalah sebagai berikut :

1. Kasus suspek ialah orang yang memiliki salah satu dari kriteria berikut:

a. Orang dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal. Sebagai catatan, gejala ISPA yang dimaksud, yakni demam (> 38 derajat celcius) atau riwayat demam dan disertai salah satu gejala/tanda penyakit pernapasan seperti  batuk/sesak napas/sakit tenggorokan/pilek/pneumonia ringan hingga berat.

b. Orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable Covid-19.

c. Orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit DAN tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

2. Kasus Probable
Kasus suspek dengan ISPA Berat/ARDS/meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan Covid-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR.

3. Kasus Konfirmasi
Seseorang yang dinyatakan positif terinfeksi virus COVID-19 yang dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium RT-PCR. Kasus konfirmasi dibagi menjadi kasus konfirmasi dengan gejala (simptomatik) dan kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatik).

4. Kontak Erat
Orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus probable atau konfirmasi Covid-19 di antaranya mencakup; kontak tatap muka/berdekatan dalam radius 1 meter dan dalam jangka waktu 15 menit atau lebih; sentuhan fisik langsung; dan orang yang memberikan perawatan langsung terhadap kasus probable atau konfirmasi tanpa menggunakan APD yang sesuai standar.

Begitulah istilah baru untuk penyebutan data kasus covid-19, pantauan koranindependen.co,

istilah baru ini sedang disosialisasikan, dan belum diketahui kapan akan resmi digunakan sebagai istilah baru pengganti istilah OTG, ODP, PDP. [CutRickyFR]